Menteri PAN/ RB dan Gubsu Launching e-Government Pakpak Bharat

Pakpak Bharat, BN

Bupati Pakpak Bharat, Dr Remigo Yolando Berutu M.Fin MBA sampaikan sambutan dihadapan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN & RB), Dr Asman Abnur SE M.Si di Gedung Balai Diklat, Cikaok, Kamis sore (27/4) sekaligus memberikan ucapan selamat datang kepada Menteri dan rombongan dalam rangka Launching e-Government, Display Inovasi dan Peresmian Gedung Computer Assisted Test (CAT) System Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.

“Terima kasih kepada Pak Menteri yang memuji indahnya gedung perkantoran kami di Delleng Sindeka dan semoga dibarengi indahnya kinerja kami dan terus berinovasi untuk melayani, membangun dan mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat”, sebutnya.

Launching sendiri ditandai dengan pemukulan genderang Pakpak bersama-sama oleh Menteri, Gubernur Sumatera Utara, Ir H T Erry Nuradi M.Si, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr Adi Suryanto M.Si dan Bupati yang disambut dengan tepuk tangan meriah seluruh hadirin.

Bagi Bupati Remigo, launching e-Government yang ditampilkan dalam display inovasi berupa pameran, termasuk peresmian gedung CAT System merupakan bentuk pertanggungjawaban dan penegasan amanah saat menandatangani komitmen untuk berinovasi pada pelaksanaan Laboratorium Inovasi di Pakpak Bharat dan saat bersama Menteri PAN & RB kala menerima penghargaan INAGARA Award tahun lalu.

“Dan inovasi kami yang fundamental adalah Launching Budaya dan Nilai Organisasi HOC (Hati, Otak dan Cepat) pada 11 Oktober 2016. Apa yang kami lakukan ini juga sejalan dengan Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang membuka ruang pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan pelayanan public”, ujarnya .

Sesungguhnya bagi kami hadirnya e-Government di Pakpak Bharat adalah karena beranjak dari kebutuhan disesuaikan dengan masa dan kondisi kekinian. Apa yang kami tampilkan, apa yang kami gunakan dan apa yang kami inovasikan, basically hadir sebagai solusi dan pemecahan masalah untuk mewujudkan akselerasi di segala lini dalam mencapai kininduma (kesejahteraan; red). Puji syukur, apa yang kami terapkan ternyata mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat, termasuk yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri pada pelaksanaan Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-21 baru-baru ini.

Di hadapan Menteri, Gubernur, Ka. LAN, para pejabat pusat dan Provinsi Sumatera Utara, Ketua DPRD, Sonni P. Berutu, STh, Dandim 0206/Dairi, Letkol (Inf), Jatmiko Aryanto, SE, Kepala Kejaksaan Dairi, Johnny William Pardede, SH, M.Hum, Kapolres, AKBP Jansen Sitohang, SIK, Ketua Pengadilan Negeri Sidikalang, Mangapul Saragi, SH, MH, Wakil Bupati Samosir, Ir. Juang Sinaga, dan undangan lainnya, Bupati Remigo mendemonstrasikan salah satu aplikasi.

“Efisiensi dan efektivitas terjadi saat kami menggunakan aplikasi. Baik itu dari memangkas waktu dalam birokrasi dan administrasi serta melakukan penghematan dalam penggunakan barang cetakan seperti kertas dan tinta”, ujarnya sembari menunjukkan verifikasi administrasi bersama Sekda, Sahat Banurea, S.Sos, M.Si.

Apresiasi jelas diberikan oleh Menteri Asman Abnur. “Masih langka ada Kepala Daerah seperti Bupati Pakpak Bharat yang begitu care dan concern untuk berinovasi mewujudkan kesejahteraan. Gerak langkah Pakpak Bharat ternyata menjadi pemicu daerah-daerah lain untuk melakukan hal yang sama. Begitu banyak surat yang masuk ke kami (Kementerian PAN dan RB) serta LAN yang ingin sekali melakukan Laboratorium Inovasi seperti Kabupaten Pakpak Bharat. Ke depan saya yakin bahwa Pakpak Bharat dapat menjadi role models inovasi di Indonesia”, tandas Menteri.

Menteri juga berharap ada inovasi yang dapat menjadi andalan Kabupaten ini. “Tidak usah banyak-banyak, tetapi fokus. Sebut saja misalnya rencana menjadikan Kabupaten Pakpak Bharat sebagai pusat pendidikan dan pelatihan. Dengan keberadaan Gedung Diklat yang megah serta fasilitas yang modern dan canggih, dapat menjadikan Pakpak Bharat konsentrasi pusat Diklat, paling tidak di wilayah regional. Hanya tinggal melengkapi sarana-prasrana lainnya, termasuk akomodasi. Selain itu ide untuk membuat Politeknik Pariwisata sebagai dukungan kepada Destinasi Wisata Nasional, Danau Toba layak diteruskan karena jelas sejalan dengan program nasional”, tambah Menteri lagi.

Selain Menteri, Gubsu juga mengagumi 34 inovasi yang dihadirkan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, termasuk inovasi yang berbasis teknologi informasi. “Inisiatif dan kreativitas yang tinggi dari Bupati beserta jajarannya layak mendapat acungan jempol dan semoga ini menjadi inspirasi serta pemberi semangat Kabupaten dan Kota lainnya untuk memajukan Sumatera Utara”, ungkapnya.

Menteri beserta rombongan berkesempatan berkeliling untuk menyaksikan beragam display inovasi yang disiapkan oleh OPD lingkup Pemkab Pakpak Bharat, seperti e-SSH (Sekretariat Daerah), Simral (gabungan dari e-Planning, e-Budgetting dan e-Reporting), e-Surat, Sibusa (Dinas Pendidikan), Sijari Emas (RSUD), Lahir Langsung  Dapat Akta serta Bulan Madu dapat Akta (Dinas Dukcatpil), Optik Gadis (Satpol PP), dan sebagainya, termasuk yang diluar ruangan tanpa menggunakan stand seperti mobil layanan “Kela Perkebas” milik Dinas Penanaman Modal dan PTSP serta mobil “Silotus” milik Dinas Kesehatan.

Menteri juga berkesempatan meresmikan Gedung CAT System yang sedang melaksanakan Uji Kompetensi bagi Pejabat Administrator dan Pengawas, ditandai dengan pembukaan selubung serta penandatanganan prasasti peresmian. Selepas magrib Menteri beserta rombongan mengakhiri kunjungan di Kabupaten Pakpak Bharat untuk melanjutkan ke wilayah lainnya.

(bp.007)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *