Memasuki Hari Ke-3,Dansatgas TMMD Kembali Tinjau Pembuatan Jalan dan Jembatan yang Dibangun

SIMALUNGUN|Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Robinson Tallupadang. S. I. P,MH didampingo Kasdim dan Komandan Koramil 02/ST Kapten Inf Hairul Hadi. SH,usai meninjau renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) langsung melihat pembuatan jalan dan jembatan di Kel Bah Sorma Kec Siantar Sitalasari.

Muat Lebih

Dalam peninjauannya itu, Dansatgas TMMD yang juga menjabat Dandim 0207/Sml meminya kepada Satgas dan masyarakat agar hati-hati bekerja dan upayakan pekerjaan bagus semaksimal mungkin, karena, kata Dandim, jalan yang dibuat ini sangat bermanfaat bagi warga masyarakat yang ada disini. “Usahakan pekerjaan tuntas dengan hasil yang bagus,jalan ini banyak manfaatnya bagi warga kampung ini, mereka selama ini bertahun-tahun tidak memiliki jalan yang bagus dan layak,jadi melalui TMMD kita wujudkan impian warga selama ini, “kata Dandim.

Selain itu, pembuatan jalan ini untuk permudah aktifitas masyarakat yang ada di Kel Bah Sorma Kec Siantar Sitalasari, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 102 Kodim 0207/Simalungun membangun jalan disimi karena selama ini masyarakat kesulitan untuk keluar kampung dan lagipula sangat membahayakan jika tidak dibuat jalan, “ungkap Dandim 0207/Sml.

Dandim yang juga Dansatgas TMMD ke-102 Kodim 0207/Sml mengatakan bahwa pembamgunan jalan ini rampung tentunya akan memudahkan aktifitas warga yang akan keluar dari kampung ini.
“Semoga saja anggota Satgas bisa melaksanakan pembangunan jalan ini dengan tepat waktu, “ungkap Dandim.

Sementara, Danramil 02/ST mengatakan bahwa selain pembuatan jalan,Satgas juga membuat jembatan dan RTLH. “Jalan dan jembatan siap, maka warga juga semakin cepat dapat memanfaatkan jembatan ini, “Ikan sepat ikan gabus, makin cepat makin bagus, “ujar perwira yang pernah tugas di Denintel Kodam I/BB ini.

Terpisah, Kakek Katimin, salah satu warga sangat senang dan terbantu dengan adanya pembangunan jalan dan jembatan dalam program TMMD.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembuatan jalam dan jembatan ini, biasanya kami harus sangat berhati – hati saat melintas jalam lama dan jembatan yang hanya terbuat dari 2 papan yang disusun diatas jembatan dan tentu sangat berbahaya saat warga melintas, namun dengan adanya jembatan ini, kami sangat merasa bersyukur dan sangat terbantu” ujarnya.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *