Liputan Drs Edward Pakpahan
SIANTAR | Bongkarnews.com – Massa yang mengatasnamakan Masyarakat Suku Simalungun melakukan aksi turun kejalan dan mendesak pihak DPRD Pematang Siantar menetapkan status keberadaan suku Simalungun, Rabu (0205) siang tadi depan kantor DPRD, di Jln H Adam Malik, Pematang Siantar.
Dalam surat tuntuan masa tertuluis beberapa tuntutan diantaranya, yang mana sesuai dengan sejarah panjang perjalanan suku Simalungunlah sebagai leluhur dan juga tuan rumah bagi kota Pematang Siantar, dan soal tugu Sangnaualuh Damanik yang telah berjalan sepuluh tahun namun belum berdiri yang ada hanya patung kepala berukuran 50 CM.
Massa meminta DPRD sebagai wakil rakyat dapat segera menyelesaikan masalah ini dengan pemko Pematang Siantar, selain itu massa juga memasang spanduk panjang yang bertuliskan tuntutan mereka. Massa yang turun ke jalan terdiri dari masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Simalungun, diantaranya dari kecamatan Siantar, Tapian Dolog, Gunung Maligas, Jawa Maraja Bahjambi, Gunung Malela, Bosar Maligas, Huta Bayu Raja, Ujung Padang, Pematang Bandar dan dari Kecamatan Bandar.





