Mantab!!! Euforia 700 Juta, Dua Acara Dikemas Jadi Satu - Bongkarnews

Sitename

Description your site...

Mantab!!! Euforia 700 Juta, Dua Acara Dikemas Jadi Satu

79498 KALI DIBACA
Mantab!!!  Euforia 700 Juta, Dua Acara Dikemas Jadi Satu

PDA

Liputan KS 007 

PADANGSIDEMPUAN | Bongkarnews.com –MENELAN anggaran lebih dari Rp700 juta, dikemas dalam dua acara. Kemeriahan HUT RI dan Milad Kab/Kota, Seperti pesta rakyat yang diharapkan ramai massa, toh nyatanya dipenuhi kursi kosong. Hegemoni plus seremoni tersebut kini menyisakan sejuta pertanyaan. Layakkah dana segitu besar berdurasi hanya sehari ?  

Pun demikian acaranya telah berlalu. Itu terjadi tahun kemarin tepatnya pada 2017. Peringatan HUT RI ke-72 sekaligus Milad Kota Padangsidimpuan ke-16. Kucuran dana, seperti info diperoleh Bongkarnews diambil dari APBD 2017. Pos anggaran sendiri berada di bagian Kesra.

Janggalnya, pantauan Bongkarnews (tahun lalu-red), masyarakat saat itu terlihat kurang bersimpati mengikuti gelaran acara demi acara. Walau sesuai literasi dimeriahkan pawai pelajar, mahasiswa, ormas, barisan TNI dan Polri, marching band, karnaval mobil hias dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) hingga pemberian tali asih.

HUT RI ke-72 menelan biaya Rp234 juta. Acara hanya sekadar makan bersama dan pemberian cenderamata kepada pejuang dan veteran. Sementara HUT Kota Padangsidimpuan ke-16 selain pawai dan sebagainya, kemudian berikut makan bersama serta pemberian tali asih kepada 120 orang anak yatim ditambah alim ulama di sana dianggarkan Rp490 juta. Dengan besaran dana untuk 150 orang tersebut Rp150 ribu.

Untuk menu makan siang yang disajikan kepada tamu ditaksir Rp25 ribu perporsi. Dari mulai digelarnya acara hingga bubar, terpantau Bongkarnews bahwa tidak layak dana begitu besar dikucurkan. Sebab realisasi di lapangan tak berbanding lurus dengan yang diharapkan. Pada acara tersebut panitia menyiapkan kursi tamu lebih kurang 200 orang. Tapi pada kenyataannya yang hadir justru sangat sedikit, ditaksir tidak mencapai 50 persen%.

Ini dilihat dari banyaknya kursi kosong di lokasi kegiatan. Tak pelak, seremoni kemeriahaan tersebut seolah mengumbar resepsi ‘berfoya-foya’ semata.

Namun sayang, hingga berita ini diterima redaksi, Sabtu (12/5), Kabag Kesra belum bisa dikonfirmasi. Bahkan kerap menghindar dan tidak berkenan memberikan penjelasan. Padahal, satu sisi sikap Kabag Kesra bisa jadi melanggar UU No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP).

Menanggapi besaran dua acara dibalut jadi satu senilai Rp700 Juta lebih, lembaga Suara Kebenaran Indonesia (SKI) Sumut angkat bicara. Apalagi menyangkut indikasi foya-foya duit rakyat. Lembaga pemerhati kinerja pemerintahan Sumut, SKI ini menyatakan bahwa hal itu merupakan sikap dan tindakan kemubaziran semata.

“Duit itu kan duit rakyat. Jadi kalau pun memang benar dibuat dengan anggaran segitu besar, ya harus terang-terangan. Ke mana anggaran, buat apa saja, ya kalau tidak sesuai harus dipulangkan uangnya,” sahut Ketua SKI Sumut, Saulus Panjaitan kepada Bongkarnews kemarin.

Mirisnya lagi, kata Saulus, tindakan menghindar yang dipertontonkan Kabag Kesbang. “Nah, sekali lagi saya tegaskan, kalau dana itu murni dan dipakai semua, baiknya Kabag Kesra terbuka, tak perlu sungkan bertemu wartawan hanya untuk konfirmasi,” tegasnya.

Yang terjadi malah, lanjut Saulus, masyarakat bertanya bakal terjadi sesuatu soal duit rakyat terindikasi difoya-foyakan itu. “Temuan ini harus ditelusuri penegak hukum. Jangan hanya karena kegiatan ini dibalut dua acara (HUT RI & HUT Pemko) lalu dibiarkan begitu saja. Yang pasti kita mendukung lembaga hukum pemerintahan mengusut tuntas kasusnya. Artinya apa, jangan ada pembiaran menyangkut dana gono-gini yang dibuat macam-macam,” tukasnya.

Saulus berharap dengan adanya pemberitaan Bongkarnews akan jadi bukti penegak hukum untuk melanjutkan kasus ini. “Saya rasa bukti pemberitaan ini dapat ditelusuri. Benar atau tidak kah penggunaan anggaran segitu besar. Sedangkan kalau kita baca, toh acaranya biasa-biasa saja dan tak ada yang istimewa,” tandasnya.