Kopi Kabupaten Lanny Jaya Papua Siap Bersaing di Pasar Internasional

PADANG – BN>

Polda Papua telah merancang berbagai program pembinaan masyarakat yang diimplementasikan oleh jajarannya dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban, yang diharapkan dapat berimbas pada kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat dengan menggali potensi sumber daya alam yang ada.

Untuk mengekspos secara audio visual tentang potensi sumber daya alam di Papua, Polda Papua merilis kanal Liputan Papua di Youtube pada hari Selasa, 26 Juni 2018.

“Keberadaan kanal YouTube Liputan Papua ini untuk menginspirasi masyarakat Papua agar lebih inovatif dan kreatif untuk meningkatkan pendapatan daerah mereka,” kata Congq Perwira, yang dipercaya mengelola kanal YouTube tersebut, saat diwawancarai, Selasa 26/6/2018.

Salah satu konten yang telah diunggah pada kanal Liputan Papua adalah video Tim Bimmas Noken Polri di bawah pimpinan Kombespol Dr. (c), Eko Rudi Sudarto saat meninjau perkebunan kopi binaan di Kampung Golo, Distrik Golo, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, pada hari Senin 4/6/18.

“Kualitas kopi Lanny Jaya berkelas dunia. Kopi ini tumbuh di ketinggian 2110 meter, merupakan kopi yang sangat alami karena proses pertumbuhannya tidak menggunakan pupuk berbahan kimia. Saat ini, Kopi Lanny Jaya ini menjadi komoditas bagi masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya,” kata Rudi pada kunjungannya.

Sementara itu, Kapolres Lanny Jaya, AKBP Tony Ananda pada kunjungan yang sama mengatakan, “Kegiatan Satgas Binmas Noken ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Lanny Jaya, dan juga ikut meredam kegiatan–kegiatan masyarakat yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri, sehingga masyarakat tidak mudah diprovokasi oleh kelompok-kelompok tetentu.”

Tony juga mengatakan, berkat perhatian dari Polri dalam hal ini Satgas Binmas Noken dengan program–programnya yang telah menyentuh langsung pada masyarakat sehingga masyarakat bisa bercocok tanam. Semoga kedepannya dapat membantu perekonomian masyarakat.

“Kopi Lanny Jaya merupakan salah satu kopi yang berkualitas terbaik karena perkebunannya berada pada ketinggian 2110 meter dari permukaan laut, membuat kualitasnya mampu bersaing dengan kopi asal negara Ethiopia di pasar internasional,” kata Piter Tan, salah seorang pemilik perusahaan kopi ternama di Papua yang juga diajak bekerjasama oleh Satgas Binmas Noken.

Video wawancara dengan Pieter Tan dapat ditonton pada link kanal YouTube Liputan Papua berikut ini: https://youtu.be/3lM-HcCU9LE

laporan: Muhammad Fadhli