Kondisi Jembatan Gantung Blang Seunong Sangat Prihatin dan Nyaris Telan Korban

Warga melintasi jembatan di kawasan Gampong Blang Seunong Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya, Rabu (23/08). Meskipun kondisinya memprihatinkan, warga setempat tetap menggunakan jembatan tersebut.

Nagan Raya | BN – Kondisi Jembatan gantung penghubung dua gampong dalam kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya saat ini kondisinya sudah sangat rusak parah karena lapuk di makan usia.

Meskipun kondisinya memprihatinkan, warga setempat tetap menggunakan jembatan tersebut. Jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung bagi aktivitas warga dua Gampong, yakni Gampong Blang Seunong menuju Gampong Tuwi Bunta Kecamatan Beutong.

Bacaan Lainnya

Warga Gampong Seunong, Jufriadi, Kamis (24/08), mengatakan jembatan yang sudah tidak layak tersebut, sudah mulai rusak pada awal tahun 2015 lalu, namun warga kadang menganti yang rusak secara sukarela dengan apa adanya. Namun jembatan tersebut kembali rusak berat.

Lanjutnya, bulan lalu, Rabu (26/07/2017) pagi, jembatan itu hampir saja memakan korban jiwa. Salah satu murid Sekolah Dasar Gampong Tuwi Bunta yang akan ke SDN Seunong, nyaris celaka setelah lantai jembatan yang diinjaknya patah.

Beruntung saat kejadian ia bersama murid lainnya yang juga hendak ke sekolah, cepat membantu memegang tubuh korban yang hampir terjun ke dasar sungai.

Sebab itu, Jufriedi berharap kepada pemerintah agar segera memperbaiki jembatan yang sudah tidak layak tersebut. “Kami berharap jembatan penghubung dua Gampong ini supaya cepat diperbaiki sebelum memakan korban jiwa,” harapnya.

Sementara itu, Pengamat Pembangunan Gampong Tertinggal Aceh, Teuku Al Munawar sering disapa Siwah Syeh di Banda Aceh mengatakan sekarang jembatan gantung tidak bisa dipertahankan lagi dan harus diganti permanen. Bila tetap dipertahankan, maka pemerintah sendiri yang repot tiap tahunnya.

“Jika jembatan ini hanya direhabilitasi saja, dikhawatirkan akan rusak kembali di tahun berikutnya. Karena itu pemerintah harus membuat desain dan mengukur ketahanan membangun jembatan permanen, kuat dan tahan lama,” ujarnya. (in)

Pos terkait