Kloter 1 Embarkasi Medan Resmi Diberangkatkan

Sebanyak 360 jemaah haji Kloter 1 asal Binjai dan Medan resmi bertolak menuju Madinah. Simak rincian keberangkatan dan penggunaan Kartu Nusuq perdana di Embarkasi Medan.

 

Bacaan Lainnya

MEDAN | BONGKARNEWS – Operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M di Provinsi Sumatera Utara resmi dimulai. Sebanyak 360 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 resmi diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Senin (20/4/2026) dini hari.

Rombongan perdana ini terdiri dari jemaah asal Kota Binjai dan Kota Medan. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Aula keberangkatan Asrama Haji Medan, dipimpin langsung oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan.

Penerapan Layanan Fast Track dan Kartu Nusuq

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, menyatakan bahwa jemaah Kloter 1 telah mendapatkan layanan one-stop service selama masa karantina singkat di asrama. Selain pemeriksaan kesehatan dan pembagian biaya hidup (living cost) sebesar 750 Riyal, jemaah tahun ini wajib mengantongi Kartu Nusuq.

“Jemaah Kloter 1 menjadi pionir penggunaan Kartu Nusuq secara penuh di embarkasi ini. Kartu ini adalah kunci akses digital untuk masuk ke tempat-tempat suci di Arab Saudi, termasuk akses ke Raudhah di Madinah dan puncak haji di Arafah,” jelas Zulkifli.

Rincian Keberangkatan Kloter 1

Berdasarkan data manifest keberangkatan, berikut adalah detail perjalanan Kloter 1:Total Jemaah: 360 orang (termasuk petugas pendamping).Asal Daerah: Kota Binjai dan sebagian Kota Medan.

Waktu Keberangkatan:

Take off pukul 03.30 WIB dari Bandara Kualanamu.

Maskapai:

Garuda Indonesia GA 3101.

Tujuan:

Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.

Pesan Keselamatan dan Kesehatan

Dalam arahannya, pihak PPIH menekankan agar jemaah senantiasa menjaga kondisi fisik mengingat suhu udara di Arab Saudi yang mulai meningkat. Jemaah diimbau untuk memperbanyak minum air putih dan tidak memaksakan diri dalam beraktivitas di luar rangkaian ibadah wajib.

“Kami mendoakan agar seluruh jemaah Kloter 1 diberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam beribadah hingga nantinya kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” tutup Zulkifli Sitorus.

(HZA)

Pos terkait