Kasihiw Optimis : Lulusan Petrotekno Bintuni Siap Kerja

BINTUNI | Bongkarnews – Bupati Teluk Bintuni, Ir.Petrus Kasihiw,MT mengatakan semua lulusan dari Petrotekno Bintuni sudah diboking oleh perusahaan besar termasuk Freeport.

” Tinggal menungu siapa yang duluan, sehingga harus siapkan diri agar waktu tunggu jangan jadi persoalan ” kata Bupati saat menyampaikan materi di hadapan 96 orang siswa Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas yang beralamat di Jln.Tuasai Bintuni baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

Lanjutnya , Informasi yang saya dapatkan ucap Bupati, ” Bahwa lulusan Petrotekno diminta oleh Freeport, namun terlepas dari itu semua, ini merupakan tangunggjawab saya selaku Bupati, pimpinan Petrotekno, SKK Miggas dan Gubernur Papua Barat agar lulusan Petrotekno Bintuni harus dipakai ” tekannya.

Bupati menerangkan , dulu orang katakan bahwa di Bintuni tidak ada tenaga spefikasi handal, tapi sekarang sudah ada, jadi BP Tangguh (Perusahan Gas yang beroperasi di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni) harus terima, tidak ada alasan untuk tidak menerima, tegasnya.

Untuk tahap pertama, ada 20 orang yang diminta oleh PT. Teras Teknik Perdana dan PT . Meisei Indonesia, Join Operation untuk dipekerjakan di BP Tangguh.

” Jadi bukan berarti 20 orang ini terhebat, tapi mereka merupakan uji coba untuk membuka jalan pertama, jadi harus bekerja dengan baik, tunjukan prestasi dan loyalitas agar menjadi kepercayaan bagi tenaga yang selanjutnya ” kata Bupati memberikan motivasi.

Bupati mengakui, sangat terharu dan bangga karena ini menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan hidup dan karir saya selama dua tahun lebih menjabat sebagai Bupati. Ada satu kebanggaan karena, awalnya hanya ide, ketika kita melihat persoalan persoalan tenaga kerja di Bintuni. Dengan ide dan gagasan tersebut maka, munculah pusat pelatihan ini.

Mungkin sebagian orang masih memandang sebelah mata pusat pelatihan ini, tapi yang ingin saya katakana bahwa, lulusan dari Petrotekno ini telah dibentuk, dilebur dan dijadikan sebagai tenaga – tenaga kerja yang terampil.

” Masa depan Bintuni ada di proyek-proyek minyak dan gas bumi “

Saya tidak ingin menyombongkan diri, tapi ini ide brilyan dan semuanya berkat kerja keras kita semua.Sekali lagi,saya bangga kepada kalian semua.

Awalnya kita sedikit pesimis, karena saat rekrutmen dari berbagai latar belakang ilmu, seperti mungkin ada yang tidak familiar dengan matematika, bahasa Inggris dan peralatan teknik dan miggas, tapi hasil akhirnya sunguh luar biasa.

Dari 96 siswa yang ikut pelatihan di P2TIM, 100 persen lulus, dan akan mendapatkan dua sertifikat, yang bertaraf nasional dan internasional.

Namun, kalau ada yang kurang sedikit sedikit itu wajar, apa yang dilakukan di P2TIM adalah pendidikan sesuai metode fokasi, dimana, pendidikan untuk menciptakan tenaga-tenaga ahli dan profesional, kata Bupati menyemangati siswa Petrotekno. (HS)

Pos terkait