Kadisdikbud Subulussalam Hadiri Pembukaan Sosialisasi Testimoni dan Tryout P3K di SMPN 3 Sultan Daulat

  • Whatsapp

Subulussalam | Bongkarnews.com – 

Dalam rangka sosialisasi tentang penguatan Testimoni dan Tryout P3K hari ke empat,  dihadiri kadis pendidikan dan ketua PGRI serta sejumlah kepala sekolah dewan guru honorer yang bertempat di Ruang kelas SMPN 3 Sultan Daulat, Kamis (21/1/2021).

Bacaan Lainnya

example banner

Kepala SMPN 3 Sultan Daulat kecamatan Sultan Daulat kota Subulussalam, Erick Permana SPd menyampaikan, kegiatan sosialisasi Testimoni dan Tryout P3K yang ke empat panitia PGRI kota Subulussalam menunjuk untuk pelaksanaan kegiatan Tryout P3K di kecamatan sultan daulat di SMPN 3 Sultan daulat ini.

Trimakasih kepada panitia PGRI kota Subulussalam masih di percaya untuk pelaksanaan ini atas kerja sama kami bersama kepala sekolah Sekecamantan sultan daulat dan selamat datang kepada ketua PGRI kota Subulussalam dan Kadisdikbud bersama rombongan dan  kepada seluruh guru honorer untuk mengikuti acara sosialisasi tryout P3K ini.

Sementara itu dalam sambutan ketua PGRI kota Subulussalam, Antoni Berampu SPd MPd menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi Testimoni dan Tryout P3K, pemerintah sudah membuka ruang terhadap rekan-rekan guru honorer dari bagian Ruang guru termasuk dari Dinas pendidikan Kabid Dikmen, Syahrul.

Bahwa saat ini masuk jalur P3K. Pemerintah telah membukakan seluas-luasnya bahkan mengistimewakan tehadap rekan rekan guru honorer yang masih baru.

Hal ini rekan rekan sangat beruntung untuk mengikuti P3K kita harus optimis, mari kita bangun dunia pendidikan di daerah Sada kata yang kita cintai ini dengan baik.

karena saatnya regulasi Dinas pendidikan Subulusalam bahkan pemerintah daerah dan pusat memberikan peluang kepada rekan guru honorer mengikuti P3K secara sodaritas dekat Dinas pendidikan.

Kami mendukung penuh dari pengurus PGRI kota Subulussalam demi rekan rekan guru mengikuti sampai PGRI pusat dan pemerintah pusat kata Antoni.

Arahan Kadis pendidikan dan kebudayaan kota Subulussalam H Sairun
SAg sekaligus membuka acara testimoni dan tryout P3K yang pertama tenaga guru Honorer diangkat jadi ASN.

Untuk itu sekarang jika guru kontrak
yang pertama  bahwa kebijakan pemerintah untuk mengangkat tenaga guru itu melalui ASN sudah jelas melalui P3K merujuk pada kemampuan daerah cuma 200 kuota untuk kota Subulussalam.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan berdasarkan  masalah pendidikan yang terjadi di kota subulussalam, maka kuota yang dari 200 menjadi 360 kuota untuk kota subulussalam.

Yang kedua boleh kuota 360 tetapi tenaga kontrak dihapus. Banyak tenaga guru nganggur yang memilliki jiwa patriot seorang guru, boleh tenaga kontrak itu  d hapus, dengan catatan apabila lulus P3K maka tenaga kontraknya dihapus.

Tambah H Sairun dia berharap Kuota yang ada terutama diharapkan diisi oleh putra daerah dan memprediksi yang diadakan oleh panitia PGRI kota Subulussalam.

Untuk itu kepada seluruh peserta diharapkan mempersiapkan diri semaksimal mungkin mengingat seleksi dilakukan dengan Tes potensi kata Kadis pendidikan kota Subulussalam.(SJP)

Pos terkait