Janji H Saifannur Masa Kampanye Dituding “Banyak Bohongnya” - Bongkarnews

Sitename

Description your site...

Janji H Saifannur Masa Kampanye Dituding “Banyak Bohongnya”

Janji H Saifannur Masa Kampanye Dituding  “Banyak Bohongnya”
Beginilah Kondisi Pemuda Juflis (27 thn) Warga Kecamatan Jangka Ule Ue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen Yang Mengalami Cacat Seumur Hidup akibat Kehilangan Kaki Kirinya dari kejadian Lakalantas beberapa waktu lalu, semasa Ia tinggal ditempat saudaranya di di Aceh tenggara, Kutacane. Juflish masih sangat mengharap terkabulnya harapan bantuan modal usaha dari siapapun dermawan, terutama dari H Saifannur SSos, Bupati Kabupaten Bireuen, Yang pernah ditemuainya sewaktu beliau belum jadi Bupati.

example banner

 

BIREUEN | BN – Iming-Iming  H Saifannur pra Pilkada lalu untuk meraih suara terbanyakoleh kandidat H Saifannur – Muzakkar dituding  banyak kecolongan yang urung dikabulkan karena waktu keburu pilkada dan kebetulan beliau unggul sebagai Bupati Bireuen Priode 2017 – 2022.

Salah satu desa pinggiran Kota Kabupaten yaitu Desa Pulo Kiton, Kecamatan Kota Juang sepanjang sekitar 300 meter yang sudah siap dilakukan pengerasan awal, keburu pilkada dan beliau muncul sebagai pemenang Bupati Bireuen Priode 2017 – 2022, imbasnya jalan lintas depan Rumah Seorang Petinggi Polri Polda Aceh T Saladin itupun urung dilakukan pengaspalan sebagaimana janji awalnya.

Mantan Kades PLT Desa Pulo Kiton Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Erri, kepada wartawan bongkarNews mengaku sangat terbebani dengan kesimpulan H Saifannur yang sekarang sebagai Bupati Bireuen. Pasalnya, warga desa Pulo Kiton sudah terlanjur mengira kalau Kontraktor sukses H Saifannur akan membangun jalan lintas sejarak sekitar 300 meter itu hingga siap ketahap pengaspalan.

“Saya sampai sekarang ini masih dibuli warga dengan kejadiaan ini, dan sikap itu memang berhak mereka luapkan apalagi sejujurnya saya akui jika karna demi teraspalnya jalan lintas desa kami, maka saya pun sempat menggarap pemilih untuk sudi membalas jasanya. Namun sungguh saya tidak menduga kalau berakhir janji palsu seperti ini,” demikian tanggap Kades PLT sebelum terpilihnya Kades definitife baru-baru ini.

Seorang pemuda cerdas Desa Pulo Kiton juga turut berkomentar, jika sekarang, esok atau lusa jalan itu diaspal, itu kan bukan lagi memenuhi janji pribadi saifannur, namun memang menggunakan uang kas daerah. “Seyogianya tokoh peusangan Kontraktor kawakan yang memiliki Pabrik Aspal tersebut tidak berperangai seperti politikus-politikus rendahan umumnya,” tanggap sang pemuda berpendidikan itu dengan nada kecewa.

Selain soal janji akan mengaspal jalan lintas Desa Pulo Kiton, H Saifan juga masih belm mengabulkan janji jelang pilkada terhadap seorang pemuda cacat asal Desa Ule Ue Kecamatan Jangka bernama  Juflis ,27 tahun . Juflis mengalami cacat total dengann kondisi kehilangan kaki sebelah kirinya akibat lakalantas yang menderanya beberapa tahun silam harapan kuatnya akan terbantu melalui kebaikan hati H Saifannur yang sedang Nyaleg saat itu diluapkan melalui rekan sekampungnya bernama Hambali .

Dan menurut informasi berkat teman sekampungnya itu Juflish akhirnya bisa sampai ke Cot gapu Bireuen Kantor besar Partai Golkar Kabupaten yang kebetulan sekali pada hari yang sama sedang ramai orang mempersiapkan tempat acara yang akan digelar besok harinya.

Tepat waktu itu H Saifannur dihadapan sejumah khalayak pendukungnya pernah berjanji langsung kepada Juflish akan membantu modal usaha baginya berupa becak motor yang diakan digunakan untuk menjaja dagangannya berupa ikan hias. Juflish sangat berkemauan mampu meringankan beban orang tua yang memiliki katagori salah satu KK dhuafa di Desanya.

Dikawasan lahan yang juga terlihat ada lapangan Futsalnya itu terpancar wajah sumrigah dari Pemuda Juflis ketika H Saifannur mengucapkan janjinya sembari mengatakan dengan syarat jika Ianya menang dalam Pilkada. “Pokoknya Teruslah berdo’a agar kita menang dan terpilih sebagai Bupati bireuen 2017 – 2022,” dan saya akan membantunya nanti” demikian Juflish meniru ucapan H Saifannur kala itu.

Namun memang dasar H Saifannur orang kaya dan kian bertambah sibuk setelah dilantik sebagai bupati Bireuen bulan Agustus 2017 lalu, Juflish hingga sekarang impiannya belum juga terkabulkan dan tentu saja masih menggunakan tongkat penyangga seperti yang tampak bertahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu rekan sejawat Juflish, nitizen bernama Musrijal, Ijal yang kerab berupaya supaya rekannya Juflish itu benar-benar terbantu. Beragam cara dikondisikan utama sekali mengaploud kondisi Juflish yang butuh bantuan dan H Saifannur yang sudah menjadi Bupati Bireuen pun belum terketuk hati membantu seperti pernah dijanjikan dulunya.

Tersambung melalui Ponsel pribadinya rekan Juflish lainnya facebooker Musrijal kepada BongkarNews Rabu 11 April 2018 sekira pukul 18.30 mengaku pernah ditanyai Juflish apa harapan bantuan yang diharap itu pernah dilengkapi dengan permintaan untuk melengkapi surat permohonan oleh orang-orang Saifannur..? “Juflish malah menjawabnya sudah berkali-kali disiapkan malah sempat dihantar sendiri ke Kantor Dinas Sosial SetdakabBireuen. Yang ada duit pas-pasan yang dimilikinya ikut terkuras,” kata Musrijal menyampaikan jawaban rekannya Juflish.

Menurut Musrijal rekan Juflish yang juga warga Kecamatan Jangka ini, sahabatnya Juflish terus minta kepedulian melalui dirinya mana tau ada hamba Allah yang terketuk hati untuk membantu modal usaha berupa becak mesin dan secuil modal usaha modal berupa bibit ikan hias. “Terkadang saya mulai lelah mengharap, namun mengingat Juflish rekan saya itu tidak banyak tempat dia sudi mengadu nasib pilunya,” ungkap Musrijal dengan nada serak.

Namun demikian,  baik dengan soal tudingan jalan di Desa Pulo Kiton, Kota Juang yang tidak dibantu sampai aspal hot mix karena dugaan keburu Pilkada dan unggul,  maupun harapan modal usaha bagi pemuda cacat Juflish yang tidak kunjung jadi  dipenuhi oleh H Saifannur diklarifikasi oleh seorang pemuda terkesan mapan yang enggan namanya dituliskan media. Pemuda tersebut diyakini salah seorang anggota tim  pemenangan pasangan kandidat “Fakar” yang kemudian unggul menjadi Bupati dan wakil Bupati Bireuen Priode 2017 – 2022.

Benar saja pemuda seumuran tigapuluhan tersebut sangat mendalami kisah yang sedang dikemas pihak lain untuk menjadi bahan olok-olok terhadap H Saifannur yang telah mengingkari janjinya dalam meraih suara pilkada lalu. Memastikan lokasi temuan Cek Dun  caffe, lintas jalan T Hamzah Bendahara depan pendopo Bupati Bireuen  Pemuda berpenampilan rapi tersebut menklarifikasi isu yang mencuat berupa  perangai busuk H Saifannur karna mengingkari janjinya dengan kaum lemah setelah menjadi kepala daerah.

Menurutnya, terkait bantuan pengerasan jalan kawasan Desa Pulo Kiton, Kecamatan Kota Juang Bireuen  sejarak 300 meter melintasi depan rumah kediaman Petinggi Polisi Polda T Saladin dari permohonan yang disampaikan rekan H Saifan didesa tersebut bernama H Yusrijal. Tokoh Masyarakat bernama H Yusrijal tersebut juga merupakan Ketua Partai Politik tingkat Kabupaten Bireuen yaitu Ketua Partai Berkarya. Dasar harapan itulah kemudian H Saifannur melakukan pengerahan alat berat dan mengangkut material sebatas pengerasan sebagaimana dijanjikan awalnya. “Jadi tidak ada pembicaraan lintasan jalan tersebut akan dibantu sampai tahap selesai pengaspalan,” kata sumber tersebut.

“Intinya, pihak kami tidak pernah memberi iming-iming kalau jalan lintas Desa Pulo Kiton, Kota Juang akan terbantu hingga kepada tahap selesai aspal. Keadaan demikian juga terjadi disejumlah lokasi kawasan lainnya di beberapa kecamatan dalam kabupaten Bireuen. ” H Saifannur saat itu memang pernah memberi angin segar kalau beliau unggul dalam pilkada nantinya dan menjadi kepala daerah, akan memperioritaskan anggaran terhadap lokasi-lokasi jalan yang sudah dilakukan pengerasan itu untuk flot anggaran daerah melanjutkan pengaspalan,” demikian pengakuan sipemuda terhadap kata janji real  yang tercetus dari mulut Bupati Saifannur kala itu.

Begitu juga terkait keluhan Pemuda Juflish yang katanya urung dikabulkan apa yang sudah pernah dijanjikan Saifannur. Ketika H Saifannur berucap dikantor Golkar Cot Gapu tepatnya dibawah pokok kayu samping kantornya juga ditepis lurus dengan mengatakan kalau Pemuda cacat bernama  Juflish itu sudah beberapa kali dianjurkan agar mempersiapkan surat permohonan bantuan untuk diserahkan kepada H Saifannur, karena beliau sudah menjadi seorang bupati, tentu saja akan menggunakan dana kas daerah jika ada yang mutlak mesti menerima kepedulian.

Namun demikian si Juflishnya tidak menghiraukan sebagaimana yang diarahkan, Pemuda berperawakan Arab tersebut juga mengaku pihaknya siap mengajukan proposal milik Juflish Jangka, mengingat pada saat H Saifannur menjanjikan akan mengabulkan harapan pemohon jika nanti dianya terpilih menjadi Bupati Bireuen sipemuda yang menjadi saksi saat itu sempat mendengar sendiri kalimat yang diutarakan Saifannur karena berda didekat lokasi pertemuan antara H Saifannur dengan Juflish. Makanya apa yang pernah diutarakan saat itu akhirnya juga terlupakan.

“Bisa jadi apa yang diutaran awalnya oleh sosok kandidat “Fakar”  itu kemudian dilebih-lebihkan lagi oleh anggota timses yang ada di Desa bersangkutan demi mengelembungnya angka jumlah suara, atawa memang sengaja dipelintir dan dibuly-buly oleh tim tetangga yang gagal menaikkan heronya sebagai “Jagoan” menjadi pimpinan Kabupaten Bireuen untuk lima tahun kedepan yakni Priode 2017 -2022,” demikian menurut penjelasan real pemuda pendukung pasangan “Fakar” yang akhirnya pasangan kandidat dukungannya unggul suara dari kandidat-kandidat saingan dalam upaya merebut kursi noor satu pemerintahan Kabupaten Bireuen untuk masa berkuasa hingga lima tahun kedepan. (Roesmady)

example banner