IAIN Lhokseumawe Lepas Mahasiswa KPM Angkatan Pertama

example banner

Lhokseumawe | BN-Pasca ditanda tangani Peraturan Presiden (Perpres) No.72 tahun 2016 dari status STAIN Malikussaleh Lhokseumawe menjadi Institut Agama Islam Negeri IAIN Lhokseumawe, Dimana untuk pertama kalinya IAIN Lhokseumawe mengirimkan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ke Gampong-Gampong yang tersebar di Kabupaten Aceh Utara. Upacara pelepasan peserta KPM tersebut dilaksanakan yang Bertempat dihalaman Biro kampus IAIN di Alue Awe Kota Lhokseumawe pada Rabu 22 Maret 2017.

Rektor Pertama IAIN Lhokseumawe Dr.H.Hafifuddin, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan, rasa syukur dan terimakasih kepada masyarakat Khususnya aceh utara dan kota Lhokseumawe dalam mendukung pengembangan IAIN Lhokseumawe.

Disamping itu Sambungnya, Kepada para peserta KPM rektor berpesan agar selalu dapat mengedepanakn ukhuwah islamiyah dalam mengabdi di dalam masyarakat.

“Ciri khas kita (IAIN) jangan dihilangkan, Citra positif yang sudah kita bangun selama ini mohon dijaga sebaik mungkin, sesuai dengan tema KPM angkatan pertama IAIN “Penguatan Siaturrahmi IAIN Lhokseumawe dengan Masyarakat Mewujudkan Gampong Madani” Kata Dr Hafifuddin.

Kepala pusat pengabdian masyarakat sekaligus ketua Panitia KPM Fauzan, MA, dalam laporannya menyampaikan bahwa KPM angkatan Pertama ini dilaksanakan di kecamatan Tanah Pasir sejumlah 18 Gampong, Dewantara sebanyak 11 Gampong, Banda Baro sebanyak 9 Gampong dan Nisam Antara sejumlah 6 gampong dengan jumlah peserta KPM sebanyak 448 orang, yang terdiri dari barbagai jurusan yang ada di IAIN lhokseumawe. Dengan Jangka waktu pelaksanaan KPM sampai dengan 45 (empat puluh lima) hari,” jelanya.

Sementara itu ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Lhokseumawe Sofyan Arianto, M.Pd ditempat terpisah berharap, bahwa KPM angkatan pertama IAIN lhokseumawe ini berjalan sesuai harap kita semua. KPM tahun ini masih difokuskan didalam wilayah Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Insya Allah pada tahun depan kita akan kirimkan peserta KPM ke kawasan perbatasan seperti, Aceh Tamiang, Simelu, Aceh Tenggara dan Bener meriah,” ungkapnya.(SA)

EPAPER BONGKARNEWS