Bupati menambahkan operasi pasar murah ini jadi salah satu langkah strategis menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok tidak melambung tinggi. “Operasi pasar ini diharapkan dapat membantu warga ekonomi menengah ke bawah guna mendapat bahan pangan murah dan terjangkau,” kata Bupati.
Pasar murah inipun ramai diserbu warga ber-KTP Kecamatan Sumbul. Elisahti boru Girsang contohnya. Ibu rumah tangga ini mengaku bersyukur pemerintah menggelar pasar murah ini seraya berharap kegiatan serupa bisa digelar berkelanjutan. “Kami bersyukur atas kegiatan ini, terima kasih Pak Bupati sudah menggelar pasar murah ini. Maunya setiap pasar di hari Selasa bisa diadakan dan bisa dilakukan berkelanjutan,” katanya seraya tertawa.
Operasi pasar murah tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Dairi bersama Bulog Medan. Pasar murah ini menjual beberapa kebutuhan pokok seperti Beras 10 kg, gula pasir 2 kg, dan minyak goreng 2 kg dalam satu paket dengan harga Rp. 148 ribu.





