Film Karya Siswi SMAN Plimbang Bireuen Masuk Kompetisi “Malang Film Festival” 2017

BIREUEN | BN – Film besutan sineas (sutradara-red) pelajar Bireuen masuk dalam nominasi “Malang FilmFestival” (MAFIFEST) 2017. Hasil karya mereka akan beradu dengan enam film lain dari berbagai daerah di Indonesia dalam merebut penghargaan katagori Winner Dokumenter, yang merupakan penghargaan yang diberikan kepada film dokumenter pendek katagori pelajar tebaik.

Malang adalah nama sebuah Kabupaten di Propinsi Jawa Timur,Indonesiadengan ibukotanya Kepanjen.Malang Film Festival (MAFI Fest) merupakan festival film di Indonesia yang digagas oleh insan mahasiswa dalam wadah Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Studi Sinematografi Kine Klub UMM yang berada dibawah naungan Universitas Muhammadiyah Malang.  Festival ini khusus menangani film fiksi pendek dan film dokumenter pendek. MAFI Fest dilaksanakan secara rutin setip tahun sejak 2004.

Direktur Juang Cinema,Rahmat Setiawan kepada wartawan,Kamis 23Maret 2017 meriwayatkan, film dengan judul “Groep Bruek” (Engrang Batok) itu merupakan buah karya siswi SMAN 1 Kecamatan Plimbang Bireuen, bernama Siti Nuraisa & Elly Zuhra.

“Keberhasilan Film karya pelajar Bireuen ini bisa masuk nominasi  adalah merupakan  kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Bireuen,karena Malang Film Festival merupakan salah satu festival terbesar yang fokus pada karya pelajar dan mahasiswa se-Indonesia,” kata Rahmat Setiawan yang juga Produser Film tersebut

Rahmat juga menguraikan,  certa Film Genre dokumenter dengan judul “Groep Bruek” mengisahkan tentang permainan tradisional yang akhir-akhir ini mulai di tinggal oleh regenerasi anak-anak kecil diera globalisasi masa kini.

“Film berdurasi selama sepuluh menit ini memaparkan kisah Nadila yang masih berusaha untuk mempertahankan permainan tradisional yaitu “Group Bruek”,  dengan mengajak adiknya  Alfazira untuk menghabiskan waktu keseharian nya untuk bermain permainan tradisional seperti hari-hari sebelumnya dihalaman kediaman mereka.

Meski sebagian besar anak-anak lainnya sesuai perkembangan zaman mereka cendrung menghabiskan waktu dengan bermain Gadget elektronik,”demikian papar Produser Film dimaksud sekilas. (Real/Roesmady)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *