Bupati Tidak Temui Pendemo, Mahasiswa Datangi Gedung DPRK Aceh Utara

ACEH UTARA | BN – Mahasiswa Akkes yang melakukan aksi demo dibiarkan berorasi di halaman kantor Bupati tanpa ditemui oleh Bupati Aceh Utara maupun oleh pejabat daerah hingga mahasiswa hampir terpancing emosi, Rabu 19 April 2017.

Mahasiswa Akkes sejak pukul 09.00 wib sudah berkumpul di halaman islamic center dan mereka mulai bergerak menuju kantor Bupati pada pukul 09.50 wib.

Bacaan Lainnya

Setiba di halaman kantor Bupati, ratusan mahasiswa Akkes melakukan orasi yang menyatakan keberatan dengan sikap Pemda Aceh Utara yang lebih memilih mengubah kampus Akkes menjadi UPTD sehingga kampus Akkes harus ditutup.

Dua jam mereka melakukan orasi, salah satu pejabat Aceh Utara, Iskandar Nasri menemui para mahasiswa. Mahasiswa naik pitam mendengar penjelasan dari Iskandar Nasri yang dituding mahasiswa mencoba membohongi mereka dengan mengatakan, belum ada keputusan pemda terkait mengubah Akkes menjadi UPTD.

Pasca iskandar Nasri diusir mahasiswa yang meminta agar Bupati Aceh Utara sendiri yang hadir kehadapan mereka, tapi hingga pukul 12.00 wib, Bupati Muhammad Thaib tidak kunjung muncul.

Lima Belas orang perwakilan mahasiswa kembali ditemui oleh Iskandar Nasri sekitar pukul 12,15 wib dan dalam pertemuan tersebut juga tidak membuahkan hasil sehingga mahasiswa kembali melakukan orasi di halaman kantor Bupati.

Sekitar pukul 15.30 wib, ratusan mahasiswa Akkes menuju ke kantor DPRK Aceh Utara, diduga Bupati berada di gedung deean dalam rangka menghadiri rapat panipurna penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada pemilukada 2017.

Sesampai di depan kantor Dewan, Mahasiswa tidak diizinkan masuk dimana pintu pagar ditutup dan mahasiswa melakukan orasi di jalan Nyak Adam Kamil, Lhokseumawe tepat di depan kantor Dewan.

Hingga berita ini diturunkan, mahaiswa masih bertahan di depan kantor DPRK Aceh Utara menunggu Bupati Muhammad Thaib datang menemui mereka,” (SA)

Pos terkait