Alas Hak Gedung Wisma Kartini Dipersoalkan

MEDAN  | Bongkarnews.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan melalui Komisi A menyoalkan kepemilikan lahan maupun gedung Wisma Kartini. Sebab, akibat kepemilikan lahan tak jelas, perehaban gedung yang terbakar sejak 5 tahun lalu itu, hingga saat ini terbengkalai.

“Tapi masalahnya, gedung itu belum jelas kepemilikan lahannya. Meski pihak BPN sudah mengatakan kalau Gedung Wisma Kartini terdaftar atas nama Yayasan Gedung Wanita Indonesia, tapi kan harus diketahui jelas apa dasar alas hak tanah ini,”kata Ketua Komisi A DPRD Medan Andi Lumban Gaol saat ditemui di ruang Komisi A, Rabu (18/9/2018).

Politisi PKPI ini menambahkan pihaknya sudah beberapa kali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang pihak terkait, agar perehaban gedung Wisma Kartini pasca kebakaran 5 tahun lalu dapat dilakukan. “Sejak kebakaran gedung itu tak bisa digunakan. Padahal gedung itu merupakan wadah, tempat berkumpulnya organisasi wanita,”sebut Andi lagi.

Sebelumnya, untuk menjawab kisruh kepemilikan lahan Gedung Wisma Kartini di Jalan Cik Di Tiro, Medan ini, untuk kesekian kalinya Komisi A DPRD Medan kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang Yayasan Gedung Wanita Indonesia Wisma Kartini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan bagian Hukum Pemko Medan.

Dalam rdp tersebut, terungkap Gedung Wisma Kartini merupakan milik Yayasan Gedung Wanita Indonesia. Hal ini disampaikan Azral, Kepala Seksi Penanganan Masalah BPN Kota Medan.

“Lahan dan gedung tersebut terdaftar sejak 1990 dengan status hak pakai. Selanjutnya tiga tahun kemudian, status ditingkatkan menjadi hak guna bangunan. Lalu diperpanjang dari tahun 2013 hingga 2033 atas nama Yayasan Gedung Wanita Indonesia,”sebut Azral dalam rdp yang berlangsung, kemarin (17/9/2018).

Sayangnya saat Komisi A menyoalkan siapa yang mengajukan Yayasan Wanita Indonesia, pihak BPN tak bisa menjawab. Azral beralasan tak membawa berkas awal pendaftaran kepemilikan lahan tersebut.(ft)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *