Akhyar Tinjau TPI Kampung Nelayan & Bagan Deli

 

Medan ,BN- Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi meninjau  Tempat pendaratan Ikan (TPI) di Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan dan Tempat  Pelelangan Ikan (TPI) di Jalan Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kamis (27/7). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat sejauh mana  kesiapan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan untuk menerima pelimpahan TPI Gabion dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Peninjauan ini dilakukan Wakil Wali Kota didampingi Kadis Pertanian dan Perikanan, Ikhsar  Risyad Marbun dan Kadis Perdagangan Kota Medan, Syarief Armansyah Lubis. Di lokasi TPI Kelurahan Nelayan Indah, Akhyar langsung mengecek tempat cold storage n yang berada persis did depan  TPI.

Mantan anggota DPRD Medan itu kemudian memasuki ruangan pendingin yang digunakan untuk menyimpan ikan agar tetap segar. Akhyar sangat menyayangkan, sebab cold storage itu sudah tidak berfungsi.   Pemicunya,  Dinas Pertanian dan Perikanan kekuarngan daya listrik untuk mengoperasikannya.

Menurut Ikhsar, dibutuhkan 130.000 daya listrik untuk bisa mengoperasikan cold storage tersebut.   Lantaran daya listrik yang ada tidak mencukupi, makanya cold storage itu lama tidak dipergunakan. Sebelum dirinya menjabat sebagai Kadis Pertanian dan Perikanan, Ikhsar mengatakan, cold storage itu pernah dioperasikan dengan menggunakan mesin genset

“Lantaran biaya yang dikeluarkan sangat tinggi, pengoperasiannya akhirnya dihentikan hingga saat ini. Untuk itu kita berharap agar daya listrik bisa ditambah sehingga cold storage ini dapat dioperasikan kembali,”  terang Ikhsar kepada Wakil Wali Kota.

Menanggapi laporan Ikhsar, Wakil Wali Kota langsung meresponnya. Apalagi setelah mengetahui biaya yang digunakan untuk menambah daya listrik pun  hanya kisaran seratusan juta rupiah.

“Kita upayakan tahun ini penambahan daya listrik dilakukan. Kehadiran cold storage ini tentunya sangat vital, ikan-ikan hasil tangkapan para nelayan akan tetap segar.  Apalagi akhir tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumut akan melimpahkan pengelolaan TPI Bagan Deli kepada Pemko Medan dan selanjutnya diserahkan kepada Dinas Pertanian dan Perikanan,” jelas Wakil Wali Kota.

Usai mengecek kondisi cold storage,  Akhyar selanjutnya meninjau tempat pendaratan ikan. Dari hasil peninjauan yang dilakukan, dia menilai kondisi tempat pedaratan ikan yang dimiliki Dinas Perikanan dan Pertanian cukup baik . Setelah itu dilanjutkan dengan peninjauan TPI Gabion di Kelurahan Bagan Deli.

Untuk menuju TPI Gabion, Wakil Wali Kota  menelusuri paluh dengan menggunakan boat. Selain lebih cepat ketimbang menggunakan mobil, Akhyar juga ingin melihat secara dekat kondisi hutan bakau yang ada di sepanjang paluh. Sekitar 15 menit, Wakil Wali Kota pun akhirnya tiba di TPI Gabion dan melihat sekaligus mengecek kondisi tempat pelelangan tersebut.

Dari hasil peninjauan yang dilakukan, Wakil Wali Kota mengaku cukup puas. “Insya Allah  Pemko Medan siap menerima pelimpahan TPI Gabion ini dari Pemerintah Provinsi Sumut yang rencananya akan dilaksanakan akhir tahun ini. Dari peninjauan yang telah dilakukan, kita pasti mampu mengelolaanya, termasuk SDM yang dimiliki,” jelas Akhyar.

Untuk itulah bilang Wakil Wali Kota, Pemko Medan kini telah melakukan persiapan untuk menerima pelimpahan tersebut, termasuk regulasi  maupun seluruh kesiapan lainnya. Dengan demikian  begitu diserahkan, Dinas Perikanan dan Pertanian dapat mengelola dengan sebaik-baiknya.

Kadis Perikanan dan Pertanian Kota Medan, Ikhsar Risyad Marbun mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk mengoperasikan kembali cold storage yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat tahun ini. Apalagi setelah Wakil Wali Kota pun menyetujui  cold storage segera dioperasikan. “Setelah lama magkrak, kita upayakan tanun ini cold storage dioperasikan,” ujar Ikhsar.

Selanjutnya Ikhsar pun menegaskan, seluruh jajaran Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Medan siap menjalankan TPI Gabion jika pengelolaannya dilimpahkan Pemerintah provinsi Sumut. Selain akan memeprsiapkan berita acara pelimpahan, Ikhsar pun mengatakan pihaknya siap melakukan pendataan atas aset-aset TPI yang akan diserahkan nanti.

“Jika pengelolaan TPI telah diserahkan kepada kita, maka kita akan berupaya agar pendaratan-pendaratan ikan yang selama ini berserak dimana-mana, maka kita kita upayakan pendaratannya di TPI. Untuk itu kita akan memberikan pelayanan terbaik kepada para nelayan agar kehidupan mereka lebih sejahtera lagi,” papar Ikhsar. (ft)..

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *