Sitename

Description your site...

script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';

DPRK Bireuen Menyetujui Rangqanun APBK-P Tahun 2017

4067 KALI DIBACA
DPRK Bireuen Menyetujui Rangqanun APBK-P Tahun 2017

BIREUEN-BN.

Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten (DPRK) Bireuen menyetujui Rancana Qanun  Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan
(APBK-P) 2017, untuk disahkan menjadi qanun. Pengesahan itu, menyusul setelah semua anggota DPRK menyetujui Rancangan Qanun tersebut untuk ditetapkan menjadi qanun dalam rapat paripurna DPRK Bireuen, Jumat malam ( 6/10).

Dalam pengesahan qanun APBK-P tahun 2017  dipimpin Wakil Ketua DPRK Bireuen, Drs. Muhamamd Arif. Untuk  APBK-P Bireuen Tahun 2017 yang disahkan tersebut dengan rincian Pendapatan, semula Rp 2.051.260.256.160,00,   bertambah Rp 110.936.226.296,00 menjadi Rp 2.162,196.482.256,00. Belanja, semula Rp 2.051.260,256.160.00, bertambah Rp 136.093.026.131,56, lalu menjadi Rp 2.187.353.282.291,56. Pembiayaan, penerimaan semula  Rp 0, bertambah Rp 25.156.799.835,56, menjadi Rp 25.156.799.835,56. Pengeluaran, semula  Rp  0,  bertambah Rp 0,  jumlah pengeluaran netto setelah perubahan Rp 25.156.799.835,56. Dengan demikian, APBK-P Bireuen Tahun 2017 menjadi seimbang

Dalam paripurna tersebut dihadiri Wakil Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani SH, M.Si itu,  sebelumnya mendengarkan pendapat akhir Gabungan Komisi dan empat fraksi di DPRK Bireuen. Faisal Hasballah dari fraksi gabungan Gabungan Komisi mengharapkan jembatan yang rusak di Peusangan Selatan perlu dimasukkan dalam APBK Tahun Anggaran 2018. Sementara dalam pandangan akhir Fraksi Partai Aceh yang dibacakan Dahlan ZA, menyebutkan sejumlah permasalahasn yang menjadi saran dan masukan untuk pihak legislatif.

Antara lain, minta penegasan Bupati dan Wakil Bupati Bireuen untuk memberikan subsidi untuk pembayaran listrik dan air PDAM kepada semua
masjid yang ada di Bireuen. Ia sejaligus minta anggota dewan  untuk  menyatakan persetujuannya, yang secara serentak dijawab dengan koor
“setuju”. oleh semua anggota dewan yang hadir dalam paripurna tersebut.

Fraksi Partai Nasional Aceh, lewat Muzakkir M.Nur S.Sos antara lain berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen mampu mewujudkan sekolah
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Rumah sakit Regional serta Sport Center. Selanjutnya, Fraksi PPP-PKS -PAN lewat  Ismail Adam, menginginkan Pemkab Bireuen memberikan kontribusi aktif terhadap pompanisasi untuk mengairi sawah tadah hujan di Kecamatan Gandapura 10 titik, Kutablang 8 titik, Peusangan Siblah Krueng 4 titik, Peudada 2 titik dan Samalanga, 3 titik.

Sedangkan Fraksi Karya Indonesia Damai, dibacakan Tgk Razali Nurdin, antara lain menekankan Pemkab Bireuen dalam memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melakukan sistem pungutan terpadu. Seperti  e-Retribusi dan e- pajak  agar potensi penyelewengan atau
penyalahgunaan dan kehilangan dan kebocoran bisa meminimalisir .    (Maimun Mirdaz)

 

script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';
script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';