Walikota Hadiri Pengukuhan Ikatan Masyarakat Adat Budaya Melayu Medan Utara

Medan,,BN-Pemangku Adat Kesultanan Negeri Deli yang diwakili Kepala Masyarakat Adat Negeri Urung Sepuluh dua Kuto Dato’ Aidil Fredy Haberham,SE gelar Sri Staiadi Raja mengukuhkan Kepenguruasan Ikatan Masyarakat Adat Budaya Melayu Medan Utara (IMAMMU) Kota Medan, Sabtu (22/10).

Pengukuhan Kepengurusan IMAMMU kota Medan tersebut disaksikan Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin S,MSi, Kepala Badan Kesbangpol Provsu Drs Zulkipli Taupik,SH,M.Hum, Dato’ Sri Lelawangsa H.Syamsul Arifin,SE, Kesultanan Negeri Padang Tebing Tinggi Azrai Gelar Datuk Sahbandar, Ketua Angkatan Muda Melayu Indonesia Kota Medan Paijal Abdul jalil, mewakili Polresta Belawan, mewakili Dankomal Belawan, Dan Denpom Belawan, H.Zulkarnain, Ainal Mardiah Pimpinan SKPD dan seluruh keluarga besar Ikatan masyarakat Adat Budaya Melayu Medan Utara.

Dzulmi Eldin, turut didalam kepengurusan sebagai pembina organisasi IMAMMU kota Medan priode 2016-2021. Eldin mengatakan sangat apresiasi atas pembentukan organisasi IMAMMU ini, dengan pengukuhan pengurus pada hari ini menunjukkan bahwa masyarakat Melayu Medan Utara masih kuat persatuannya. Ini bisa menjadi contoh bagi ikatan lainnya  yang mengatasnamakan adat, agar dapat menjaga nilai-nilai budaya melayu.

Kota Medan adalah kota multi cultural . Kota Medan dihuni 8 etnis lain yang mampu hidup berdampingan dengan harmonis dalam suasana yang penuh kedamaian. Keadaan ini menggambarkan suasana kota Medan yang religius.

Menurut Walikota, Dilema melayu pada suana dasawarsa terakhir ini adalah ketertinggalan dikancah public. Tradisi budaya melayu  hampir terpinggirkan dibandingkan dengan budaya global dan instan, untuk itu Eldin berharap dengan adanya organisasi IMAMMU ini mesayarakat Melayu dapat menjaga adat-adat budaya melayu serta melestarikan budaya melayu  khususnya di Medan Utara dan umunya kota Medan.

Ditambahkannya, mengenai pembangunan banteng banjir rob di Belawan Dirjen Pengairan dari Departemen PU akan meninjau pada tahun 2017 nanti, karena banjir rob sudah terlalu tingginaiknya.

Sebelumnya Samsul, Arifin mengatakan sangat terharu dan bersyukur atas tebentuknya IMAMMU ini, karena melayu itu beradab dan berbudaya. Yang tua dihormati dan yang kecil disayang. Dan katanya, dia siap mendukung IMAMMU kedepan” ujarnya.

Gubernur Sumatera utara yang diwakili Zulkipli Taufik mengatakan sangat mendukung dan apresiasi atas terbentuknya organisasi Ikatan Masyarakat Adat Budaya Melayu  Medan Uatara ini. Diharapkan Melayu yang berada di Kota Medan akan lebih mampu menjadi kekuatan sebagai ujung tombak kemajuan bangsa dimasa mendatang.

H.Irfan Hamidi selaku ketua Umum IMAMMU kota Medan priode 2016-2021 dalam sambutannya mengatakan ingin meningkatkan kualitas dan kuantitas puak melayu di Medan Utara agar tidak adalagi masyarakat Melayu Medan Utara yang bodoh, harus menjadi masyarakat yang terampil, berdedikasi yang tinggi dan professional.

“Keingin kita agar masyarakat budaya Melayu ini adalah masyarakat yang  turun temurun di pesisir pantai adalah pihak kita. Kedepan diharapkannya agar masyarakat budaya Melayu Medan Utara harus masyarakat yang beradab dan berakhlak” ujarrnya.(ndo)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *