Sitename

Description your site...

script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';

Wali Kota Tinjau Operasi Pasar Di Pasar Sei Sikambing

607 KALI DIBACA
Wali Kota Tinjau Operasi Pasar Di Pasar Sei Sikambing

Medan ,BN- Pemko Medan bekerjasama dengan Perum Divre Bulog Sumut menggelar operasi pasar di Pasar Tradisionil Sei Sikambing Medan Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (6/12). Operasi  pasar digelar dalam rangka untuk  menghindari terjadi kenaikan harga sejumlah bahan komiditas pangan menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2018. Direncanakan, operasi  pasar akan terus dilakukan sampai harga benar-benar stabil kembali.

Pelaksanaan operasi pasar ini dihadiri Wali Kota Medan Drs H TDzulmi Eldin S MSi,  Kepala Perum Bulog Divre Sumut Benhur Ngkaimi, Asisten pemerintahan Setdakot Medan Qamarul Fatah, Dirut PD Pasar Medan Rusdi Sinuraya, Kadis Perdangangan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis serta unsur Tim pPengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan.

Dalam operasi pasar ini, sejumlah bahan komiditas pangan dijual  jauh lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran. Sebagai contoh harga cabai murah hanya dijual Rp.35.000/kg, sedangkan harga di pasaran mulai  terasa ‘pedas’  mencapai  kisaran Rp.40.000-Rp.50.000/kg.

Kemudian harga cabai  rawit, di pasaran telah mencapai Rp.41.000/kg, sedangkan dalam operasi pasar hanya dijual Rp.30.000/kg. Lalu,  beras CBP dijual dengan harga Rp.8.100/kg, sedangkan di pasaran Rp.10.000/kg.  Selanjutnya gula pasir   dijual hanya Rp.12.000/kg dan minyak goreng Rp.12.000/liter.

Murahnya harga komiditas pangan ini langsung mendapat apresiasi masyarakat.  Dalam sekejap, masyarakat pun antri membelinya.  Agar semua mendapatkannya, pembelian pun dibatasi. Untuk beras, masing-masing hanya diperbolehkan membeli satu goni berukurang 5 kg. Sedangkan komiditas pangan hanya boleh dibeli sebanyak 1 kg.

“Kami mengucapkan terima kasih dengan digelarnya operasi pasar ini, sebab harga komiditas pangan dijual jauh lebih murah dari harga pasaran. Tentunya kami merasa sangat terbantu dengan adanya operasi pasar, sebab harga bahan kebutuhan pokok saat ini mulai naik menjelang datangnya Hari Natal dan Tahun Baru 2018, “kata Neli (35), salah seorang pembeli.

Oleh karenanya Wali kota sangat mendukung digelarnya operasi pasar, sebab tujuannya untuk menstabilkan harga komiditas pangan. Dengan demikian umat Kritiani Kota Medan dapat merasa lebih tenang dan nyaman untuk menyambut sekaligus merayakan Hari Natal dan Tahun Baru 2018.

Selanjutnya Wali Kota menghimbau kepada para pedagang agar tidak memanfaatkan momen datangnya hari besar keagamaan ini untuk melakukan spekulasi dengan menaikkan harga komiditas pangan sesukanya. “Jika terbukti melakukan spekulasi dan penimbunan barang, tentunya sanksi tegas siap menanti,”  ungkap Wali Kota.

Ditegaskan Wali Kota,  Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait beserta TPID Kota Medan akan terus memantau harga komiditas pangan tetap stabil, termasuk ketersediannya di pasaran. “Jadi sekali lagi saya himbau kepada saudara-saudara pedagang agar benar-benar berdagang dan tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan berlaku,” pesannya.

Selain Pasar Tradisionil Sei Sikambing, Wali Kota mengatakan kemungkinan akan ditambah tiga pasar lagi yang menjadi lokasi operasi pasar. Penambahan ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat untuk membeli komiditas pangan dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan dengan di pasaran.

Dalam rangka untuk menstabilkan harga, Wali Kota mengungkapkan, Pemko Medan melalui Dinas Perdagangan akan menggelar pasar murah di sejumlah titik di Kota Medan. Dikatakannya, pasar murah ini digelar untuk membantu umat Kristiani mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga relatif murah guna menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2018.

Kadis Perdagangan Kota Medan Syarif Amansyah Lubis mengamini ucapan Wali Kota. Menurut Armansyah, pasar murah akan digelar di kawasan Kecamatan Medan Baru pada 11-24 Desember. “Yang dijual dalam pasar murah ini  khusus sembako, tidak komiditas pangan lainnya seperti cabai merah/rawit maupun bawang merah dan putih,” jelas Armansyah.

Sementara itu menurut Kepala Perum Bulog Divre Sumut Benhur Ngkaimi, operasi pasar ini telah dilaksanakan selama dua minggu  dengan fokus menjual beras dan gula. Namun operasi pasar yang dilakukan kali ini lebih masif dan menambah jumlah komiditas pangan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Selain beras dan gula, komiditas pangan kita tambah lagi seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng serta cabai merah yang harganya kini mulai ‘pedas’ di pasaran. Operasi pasar ini akan terus kita laksanakan sampai harga  komiditas pangan relatif stabil, misalnya harga jual beras di pasar saat ini mencapai 10.000/kg namun yang diinginkan pemerintah Rp.8.000/kg, sedangkan harga cabai merah di kisaran Rp.30.000/kg” jelas Benhur.

Sedangkan Dirut PD Pasar Kota Medan Rusdi Sinuraya mengatakan,  telah terjadi kenaikan pembeli jelang  Hari Natal dan Tahun baru 2017, terutama komiditas pangan. “Sampai saat ini kita melihat ada peningkatan pembeli, terutama komiditas pangan sebesar 10%. Oleh karenanya kita bersama OPD terkait dan TPID Kota Medan akan terus melakukan pengawasan agar harga tetap stabil,”  terang Rusdi.

Usai menyaksikan operasi pasar, Wali Kota selanjutnya meninjau Pasar Sei Sikambing. Setelah itu dilanjutkan dengan silaturahmi dengan para pedagang  sambil menikmati kuliner yang dijajakan salahs eorang pelaku UMKM. Dalam sialturahmi tersebutm, Wali Kota tak lupa mengajak seluruh pedagang untuk merawat dan menjaga Pasar Sei Sikambing, terutama kebersihannya. (ft).

script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';
script type="text/javascript"> var uid = '184876'; var wid = '396385';