Wali Kota Hadiri Syukuran HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-62

Medan,BN- Wali Kota Medan Drs H T Dzumi Eldin S MSi menghadiri  syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-62  di Aula Tribrata Mapoldasu Jalan Sisingamangaraja  Km 10,5 Medan, Jumat (22/9).  Dalam syukuran ini  orang nomor satu di Pemko Medan itu, mewakili Bupati/Wali kota se-Sumatera Utara menyerahkan hadiah kepada juara tiga lomba polisi cilik yang digelar untuk memeriahkan hari jadi tersebut.

Sebelum syukuran ini digelar, Dirlantas Poldasu telah melaksanakan serangkain kegiatan. Selaindonor darah, juga dilaksanakan bakti sosial, anjang sana, lomba polisi cilik serta olahraga bersama. Di samping untuk memeriahkan HUT Lalu Lintyas Bhayangkara, kegiatan ini digelar dalam rangka  untuk meningkatkan tali sialtuirahmi dan rasa kebersamaan.

Acara diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan pemutaran film yang menggambarkan sejarah terbentuknya kepolisiaan, termasuk polisi lalu-lintas hingga perkembangannya sampai saat ini.   Setelah  itu Kapoldasu Irjen Pol  Paulus Waterpaw menyampaikan sambutan tertulis Kapolri Jendral Tito Karnavian.

Namun sebelum membacakan sambutan tersebut, Kapoldasu lebih dahulu memberikan arahan dan harapan singkatnya. Dikatakan, pria kelahiran Fakfak,  Papua Barat itu seluruh jajaran kepolisian lalu-lintas  harus berprilaku dan menjalankan tugas dengan baik serta humanis di tengah-tengah masyarakat.

“Tunjukkan masyarakat itu adalah raja yang harus mendapatkan pelayanan terbaik, terutama untuk mendapatkan pelayanan dalam hal kelancaran berlalu-lintas di jalan raya,” kata Kapoldasu.

Jika hal itu dapat diwujudkan, lulusan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1987  yang beristrikan perempuan asal Sumatera Utara, Roma Br Pasaribu ini optimis masyarakat akan selalu senang  setiap kali melihat polisi lalu-lintas di jalan raya. “Jadi tunjukkan selalu sikap yang baik dan siap  melayani  masyarakat  dalam menciptakan kelancaran arus lalu-lintas di Sumut, termasuk Kota Medan,” pesannya.

Selain pemotongan nasi tumpeng  yang dilakukan langsung Kapoldasu, syukuran ini juga diisi dengan pemberian bingkisan kepada sejumlah korban kecelakaan lalu lintas. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada pemenang perlombaan polisi cilik, khusus untuk juara tiga yang dimenangkan tim dari Polrestabes Medan, hadiah diserahkan Wali Kota mewakili Bupati/Wali Kota se-Sumut.

Sementara itu sebelumnya sekitar pukul 06.00 WIB, Kapoldasu bersama Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto SH serta pejabat utama Polda Sumut bersepeda yang diprakarsai Dirlantas Poldasu Kombes Pol Raden Heru Prako.

Rute diawali dari kediaman Kapoldasu di Jalan Sudirman- Jalan Diponegoro-Jalan Imam Bonjol-Jalan Brigjen Katamso-Jalan Juanda-JalanSisingamangaraja  dan finish di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut. Setelah itu dilanjutkan dengan pelepasan balon yang dilakukan Kapoldasu serta senam bersama dengan seluruh personil Polda Sumut.

Sementara itu Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi berharap, HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-62 ini menjadi momentum  untuk memberikan pelayanan terbaik dalam bidang perlalulintasan kepada masyarakat pengguna jalan. Oleh karenanya Wali Kota sangat mengapresiasi arahan dan harapan singkat yang disampaikan Kapoldasu tersebut.

“Dengan pelayanan terbaik yang diberikan, masyarakat pengguna jalan raya tentunya akan merasa lebih aman dan nyaman dalam berkenderaan. Di samping itu kita juga akan selalu mendukung semua kebijakan yang dilakukan dalam upaya mendukung ketertiban sekaligus keselamatan berlalu-lintas di jalan raya,” kata Wali Kota.

Salah satu upaya yang dilakukan, jelas Wali Kota, fokus memperbaiki jalan-jalan  kota yang rusak, termasuk pembuatan marka jalan dan pemasangan rambu lalu-lintas melalui Dinas Perhubungan Kota Medan. Namun hal itu menurut Wali Kota baru dapat terwujud jika mendapat dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat..

“Kita sangat mengharapkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban dalam berlalu lintas, termasuk mematuhi seluruh peraturan yang ada. Tertib berlalu lintas harus menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat. Di samping itu masing-masing  individu  menjadi pelopor keselamatan berlalulintas, terutama bagi dirinya sendiri. Jika ini bisa dilakukan, insya Allah akan tercipta ketertiban berlalulintas,” ungkapnya. (ft)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *