Medan I bongkarnews. com – SMKN 3 melaksanakan UN (Ujian Nasional) tahun 2020. Peserta yang mengikuti UN yang terdaftar di DPUN sebanyak 293 orang.
“Di dalam perjalanan ada anak didik yang meninggal dunia jurusan APL (Analisis Pengujian Laboratorium) bernama Syarfah sebulan yang lalu karena sakit asam lambung,”ujar Kepala sekolah SMKN 3 Medan, Maraguna Nasution (foto) , Senin (16/03).
Lanjutnya, dan faktor kedua karena DO dan orang taunya sudah angkat tangan untuk mengatasinya. Maraguna mengaku anak didiknya tidak ada yang bandel karena 70 persen anak didiknya perempuan. Faktor kedua itu terjadi karena faktor x (ekonomi).
“Jadi dengan berkurang dua anak didik peserta UN tahun ini berjumlah 291 orang dan dipastikan hadir semua, “ujarnya.
Maraguna menjelaskan, pelaksaan UN dilaksanakan selama 4 hari. Dan dibagi menjadi tiga sesi. Dimana sesi pertama pukul 07.30-09.30 WIB. Sesi kedua pukul 10.30-12.30 WIB. Dan sesi ketiga pukul 14.00-16.00 WIB.
Dirinya juga berharap pelaksanaan UN dapat berjalan dengan lancar dan aman. Mengajak anak didiknya untuk melakukan doa bersama. Dan semoga listrik tidak padam. Walaupun sudah berkoordinasi dengan pihak PLN agar kegiatan UN ini tidak terganggu.
Menyikapi waspada virus corona pihaknya sudah memyiapkan antiseptik, sabun cuci tangan, tisu basah dan tisu kering.
” Sebelum ujian dimulai anak-anak disuruh cuci tangan untuk menghindari virus corona tersebut “, tuturnya.
Dan dihari terakhir UN, Maraguna menghimbau anak didiknya untuk tidak melakukan tidakkan coret-coret baju. Akan tetapi mengajak anak didiknya untuk membuat kegiatan aksi damai mengunakan lilin. Dimana kegiatan itu akan dilaksakan di hari terakhir UN.
“Hari terakhir UN kita akan laksanakan kegiatan aksi damai menggunakan lilin di lapangan sekolah ini, “ujarnya. (VIN)





