Sengketa Lahan Memanas di Siak, Samin Pasang Portal dan Plang di Kebun Warga - Bongkarnews

Sitename

Description your site...

Sengketa Lahan Memanas di Siak, Samin Pasang Portal dan Plang di Kebun Warga

Sengketa Lahan Memanas di Siak, Samin Pasang Portal dan Plang di Kebun Warga

PDA

SIAK | Bongkarnews.com- Sengketa lahan antara warga Desa Rawang Air Putih, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, Riau, dengan seorang toke bernama Samin semakin memanas, Jumat (4/5/2018).

Hal itu diduga ulah puluhan sekuriti yang dibayar Samin nekat memasang portal di pintu masuk jalan kebun yang dibangun warga. Kemudian, dipasang juga plang kepemilikan lahan atas nama Samin, di kebun warga tersebut, Jumat dinihari.

Pantauan FokusRiau.com, sejumlah warga didampingi Penghulu Rawang Air Putih Zaini marah melihat lahan mereka dipasang portal dan plang nama. Mereka berniat untuk mencabut portal dan plang itu. Namun, sejumlah anggota Polres Siak yang berjaga dilokasi, melarang warga guna menghindari konflik.

Tak lama kemudian, Kabag Ops Polres Siak Kompol YMP Sagala didampingi Kapolsek Siak Kompol Abdul Rahman, Kasat Bimas AKP Amarullah, Kasat Sabara AKP Indra Sakti serta Kabag Hukum Setdakab Siak Jon Efendi dan Camat Siak Aditya Smara tiba dilokasi.

Usai melihat portal dan plang yang dipasang Samin, rombongan mendatangi rumah tempat kediaman sekuriti di area tersebut. Mereka disambut Sugeng yang menjabat sebagai Korlap Sekuruti.

Dihadapan 23 sekuriti, Kapolsek Siak Kompol Abdul Rahman mempertanyakan sikap sekuriti memasang portal dan plang, sehingga meresahkan warga. Padahal, waktu mediasi dua hari lalu sudah diingatkan jangan ada tindakan apapun dilapangan.

Bahkan, Kabag Ops Kompol YMP Sagala mengancam akan menangkap semua sekuriti jika terjadi konflik dengan warga di Rawang Air Putih. Sebab, pemasangan portal di pintu masuk jalan kebun yang dibangun warga itu dapat memancing keributan.

“Kalau warga marah dan terjadi keributan, kami bisa tangkap semua sekuriti ini. Jadi, jangan ada lagi tindakan yang memancing konflik. Sudah dua kali kita panggil Samin dan pengacaranya ke kantor, tapi tak datang,” ujar Kabag Ops.

Kabag Hukum Jon Efendi menjelaskan, proses hukum sudah menetapkan bahwa lahan seluas 180 hektar itu milik masyarakat. Buktinya, Samin kalah dipengadilan dan gugatannya di PTUN juga ditolak karena tak cukup bukti. Apalagi, lahan warga itu sudah ada sertifikat SHM dari BPN Siak dan SKGR yang diterbitkan Camat.

Penghulu Rawang Air Putih Zaini juga kesal dengan ulah sekuriti itu. Portal dan plang nama yang dipasang memperlihatkan arogansi Samin kepada warga. Padahal, sejak datang ke kampungnya, puluhan sekuriti itu tak pernah buat laporan. Bahkan, data semua sekuriti tak pernah diserahkan ke RT, RW dan desa.

“Sejak mereka datang, warga saya ketakutan. Jalan masuk kebun mereka ditutup portal, sekuriti berjaga di sana. Jangan salahkan saya, kalau kesabaran warga habis dan muncul konflik dilapangan, ” ujar Zaini.

Kendati demikian, Sugeng yang menjabat Korlap membantah kalau anggotanya yang memasang portal dan plang nama itu. Sesuai perintah dari PT Bertuah Nusantara di Pekanbaru, tugas mereka hanya berjaga – jaga dilahan milik Sarmin.

“Yang pasang portal itu bukan anggota saya, itu kerjaan orang Samin. Tugas kita hanya berjaga – jaga di sini, ” terangnya dihadapan perwira polisi, Kabag Hukum dan Camat Siak.

Penyataan Sugeng itu membuat Zaini dan warga marah. Karena puluhan sekuriti sejak pagi berjaga di depan portal dan menakut nakuti warga mau ke kebun. Sempat terjadi perdebatan, namun segera ditengahi pihak kepolisian.

Usai pertemuan itu, perwakilan warga yang dikuasakan kepada Ali Masruri membuat laporan ke Mapolres Siak terkait pemasangan portal dan plang nama yang meresahkan warga Rawang Air Putih.(Mg/Abb)