Pemkab Aceh Utara Harus Akui Ketangguhan Putra Desa Kandang

Aceh Utara | Bongkarnews.com – Tim Pemkab Aceh Utara yang besutan Pemerintah ini, harus mengakui ketangguhan Tim Putra Desa Kandang, Kota Lhokseumawe, dalam laga final U 40, Awak Awai Cap, di lapangan Blang Kabu, Kecamatan Samudra, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (10/5).

Dalam laga Final, tim Pemkap Aceh Utara, yang diperkuatkan oleh mantan pemain Aceh Putra Galatama, dan Putra Desa Kandang, juga di perkuat oleh beberapa mantan pemain PSLS Lhokseumawe, saling membangun tempo pemainan dalam membangun serangan, namun sampai wasit meniup peluit panjang, untuk turun minum skor masih tetap imbang 0-0.

Setelah babak kedua, permainan tempo permainan semakin menegangkan, kedua tim saling membangun menyerang. Pada menit ke 15 babak kedua tim Putra Desa Kandang mampu merobek gawang pemkab Aceh Utara, melalui tendangan manis jarak jauh dari kaki kanan Radi Estong, gelandang bawah, pemain putra desa hingga skor berubah menjadi 1-0.

Tertinggal 0-1 Pemkap Aceh Utara kembali membangun serangan, namun beberapa umpan manis tidak bisa diselesaikan secara baik oleh gelandang seranf pemkab, hingga wasit meniup peluit panjang, tanda berakhirnya pertandingan putra desa kandang tetap unggul dan berhak mendapatkan tropi juara 1 dan sejumlah uang pembinaan, Pemkap Aceh Utara harus puas pada juara dua.

Saipul panitia Awak Awai Cap, saat diwawancarai media menyebutkan, turnamen bola kaki Awak Awai-1 Cap Kecamatan Samudra, merupakan kegiatan yang tujuannya untuk meningkatkan semangat sepak bola daerah.

“Turnamen U 40 ini, sebagai ajang untuk meningkatkan sepurit sepak bola daerah. Dari sejumlah clup yang berlaga di turnamen ini, merupakan clup handal di era tahun 2000 sampai 2005, bahkan hampir setiap tim di isi oleh beberapa pemain yang sudah melanglang buana diberbagai komposisi sepak bola tanah air,” ungkap Saipul.

Walau saat ini usia mereka sudah di atas 40 tahun, tambah Saipul, namun spirit sepak bola dan juga berbagai tehnik sepak bola masih di peragakan oleh mereka, dan hal itu sangat patut untuk ditiru oleh generasi sepak bola sekarang, agar membakar semangat generasi muda sepak bola di Aceh Utara dan Lhokseumawe. Tutup Saipul.[rel]

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas