Paguyuban Pasundan Jangan Terpengaruh Hoax

Medan I Bongkarnews.com – Acara silaturahmi akbar Paguyuban Pasundan serta pelantikan Pengurus Cabang wilayah se-Sumatera Utara, berlangsung meriah dan sukses di Gedung MICC Jalan Gagak Hitam No.1 Medan, Minggu (3/3/2019).

Kegiatan diawali dengan pembacaan kalam ilahi dan diteruskan dengan acara kesenian khas Suku Sunda pencak silat Cimande dan kesenian khas Sunda lainnya .

Bacaan Lainnya

Peserta semakin terpukau dengan tampilnya pendekar sambil membawa golok dan membacok-bacok badannya tanpa terluka sama sekali.

Kemeriahan acara semakin terlihat menarik sehingga membuat peserta enggan meninggalkan tempat.

Dalam sambutannya Ketua Paguyuban Pasundan Sumut Dr Yohny Anwar, MM,MH mengatakan, sebelumnya panitia telah menggelar seminar sehari tentang keberadaan Jalan PWS dan Pasundan yang tidak asing lagi bagi warga Kota Medan.

” Dimana sejak abad ke 19 atau tahun 1875 sekitar 250 pekerja suku Sunda masuk ke Sumut di sekitar jalan PWS dan Pasundan sekarang berbaur dengan masyarakat setempat secara damai dan penuh toleransi. “, ujar Yohny Antar.

Dan , lanjutnya pada tahun 1977 kedua nama jalan yakni jalan PWS dan Pasundan diresmikan sebagai nama jalan sebagai bentuk kehormatan bagi warga Sunda.

” Kita harapkan warga Sunda diperantauan tidak melupakan budaya leluhur “,harapnya.

Dijelaskannya, suku Sunda terkenal dengan kegayubannya dan di setiap daerah di Indonesia keberadaan suku Sunda sangat diperhitungkan termasuk di Medan dan Kabupaten/ Kota lainnya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil dalam kesempatan itu menyebutkan, menyampaikan salam hangat dari 5 juta warga Bandung dari berbagai daerah di Jawa Barat, untuk warga Kota Medan dan kesuksesan acara akbar ini.

” Warga Sunda Jawa Barat, selalu menggunakan istilah dimana Bumi Dipijak di situ langit dijunjung”,ujar Ridwan Kamil yang akrab dipanggil kang Emil.

Jadi , lanjutnya sejak zaman kemerdekaan warga Sunda sering terlibat dalam urusan kenegaraan seperti jabatan Menlu untuk urusan perdamaian dan sebagai pihak mendamaikan setiap ada pertikaian.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan ini dan kepada warga Sunda selalu menjaga persatuan dan kesatuan sehingga kehadiran warga Sunda selalu diperhitungkan karena menyatu dengan warga asli daerah,” katanya yang disambut tepukan oleh hampir 5000 orang undangan yang hadir.

Lebih jauh kang Emil meminta warga Sunda yang diperantauan tidak terpengaruh berita-berita hoax yang kini marak di media sosialatau menyebarkannya.

” Untuk menjaga supaya tidak terpengaruh berita hoax warga Sunda harus banyak membaca. Tingkatkan literasi”,lanjutnya

Dia juga meminta warga Sunda di Sumatera Utara tidak melupakan adat istiadat dan budaya leluhur yang begitu indah.

Hadir pada acara akbar itu, mewakili Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin MSi, T Erry Nuradi, Farianda Sinik, Dandim, Kapolresta Medan, Kejari, mewakili DPRD Medan, pimpinan BUMD Pemko Medan, Organisasi Kepemudaan, tokoh agama lintas agama, keluarga besar Paguyuban Pasundan Pusat, Sumut dan Kabupaten/Kota, dan Ridwan Kamil tokoh Jawa Barat yang merupakan Gubernur Jawa Barat.

Pada acara itu juga dilantik secara simbolis 10 pengurus PAC Paguyuban Pasundan di Kabupaten/Kota masing-masing daerah Medan Ketua Kholilul Kholik, SH, MM, Tebingtinggi, Mohammad Arief Rahman, Deliserdang, Syafrizal.

Serta daerah Asahan, Febi Febriana, SH, MH, PHIL, Sergai ,Drs H Zainal Arifin, Binjai, Asep Tatang, SH, Tanjungbalai Usfansyah Marpaung, SH.

Kemudian Pematang Siantar, Sapitra, SE dan Langkat , IIP Tajul Arifin. (ndo)

Pos terkait