PADANGSIDEMPUAN | BONGKARNEWS –
Karena tidak puas dengan kinerja Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, Dr Lambok MJ Sidabutar SH MH, Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Mahasiswa Pemuda Peduli Hukum (DPP PERMADA PH) dan GEMAS melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejari Padangsidimpuan, jalan Serma Lion Kosong, Jumat (20/6/2025).
Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa juga diwarnai dengan membakar ban bekas diatas badan jalan bukti protes, kemarahan atau ketidakpuasan mereka terhadap kinerja Lambok MJ Sidabutar, yang dinilai oleh DPP PERMADA PH dan GEMAS belum maksimal dalam penegakan hukum.
Rezky Fery Sandria, selaku Koordinator aksi mengatakan, bahwa aksi tersebut merupakan kritik dan saran, karena Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan diduga gagal dan lalai dalam menjalankan tugasnya.
” Oleh karena itu kami meminta kepada Kejaksaan Negeri Sumatera Utara (Kejatisu) mengambil sikap tegas untuk memanggil dan memeriksa Kajari Padangsidimpuan, mengevaluasi kinerjanya serta mencopot dari jabatan”, ungkap Rezky.
Ditambahkan Rezky, masyarakat membutuhkan APH yang jujur, adil dan bersih untuk menjalankan tugas dan wewenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan demi terwujudnya demokrasi yang baik di Negara ini.
“Selama ini masyarakat menilai bahwa kasus yang melibatkan orang kaya, pejabat, atau orang – orang yang memiliki koneksi dengan penguasa cendrung ditangani secara berbeda, dibandingkan dengan masyarakat biasa”, tutupnya.
Dilokasi yang sama, Abdul Husaen Simamora ketua DPP PERMADA PH menyebutkan, didalam UUD RI 1945, pada alinea keempat yakni melindungi segenap bangsa Indonesia mengwujudkan kesejahteraan dan keadilan.
“Namun sayangnya sejauh ini pejabat-pejabat yang serakah saling melindungi ketika melakukan kejahatan sehingga mencoreng nama Kota Padangsidimpuan, oleh sebab itu mahasiswa harus siap melawan segala bentuk praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di negara ini”, ucap Husein.(Jul Hadi Lubis/H.S.Pulungan)





