Lhokseumawe, BN- Suku Mante yang ditemui oleh sekelompok komunitas Trail motor disalah satu hutan wilayah Aceh, telah menjadi topik pemberitaan hangat bagi masyarakat Aceh hingga Nasional.
Dalam perjalanan komunitas trail motor jelajah hutan sempat divideo dengan tidak secara tiba-tiba muncul suku mante ditengah jalan, dan hampir menabrak salah satu Grup trail motor tersebut. setelah video suku mante diunggah lewat youtube, video tersebut langsung dibagikan oleh ratusan pengguna medsos.
Dalam posting facebook, Irwandi Yusuf mengungkapkan, Bukan karena Suku Mante mengganggu kita, turis abadi juga penjajah yang rakus, tetapi gaya hidup kita yang tamak yang membuat pemilik asli negeri berada pada tepi jurang kepunahan. Hutan adalah
istana mereka, tapi kita telah banyak membabat dan membakar istana itu, katanya Gubernur terpilih irwandi Yusuf. Sambung nya” Karena mereka berakal dan lebih berpikiran damai daripada kita, maka mereka tidak membalas menganiaya kita.
Lihatlah hewan seperti gajah dan Lain-Lain yang tidak berakal, mereka telah membalas kelakuan kita dengan merusak perkampungan dan tanaman kita. Suku pribumi, Mante, tidak pernah mencuri dan merusak milik kita kan?
“Jadi, siapakah yang lebih beradab? Lestarikan pemilik negeri, Suku Mante, Ungkapnya dari posting irwandi tersebut dengan dimaknai, Maka hutan perlu dilindungi dan dilestarikan supaya makhluk dihutan tidak terganggu sehingga makhluk tersebut merasakan hidup seperti kita dikampung-kampung,” tutupnya. (Azhari)





