Ini Pernyataan Kepala BPN Soal Ganti Rugi Tanah Waduk Keureuto

Lhokseumawe | BN – Soal Puluhan masyarakat Aceh Utara, mendatangi Kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Aceh Utara, Guna mempertanyakan ganti rugi lahan warga untuk pembangunan Waduk Keureto dan Hak Guna Usaha (HGU) yang dikeluarkan oleh BPN kepada PT Setia Agung, di Kota Lhokseumawe, Kamis 19 Oktober 2017 siang.

Dimana Mereka berasal dari Kecamatan Paya Bakong dan Kecamatan Tanah Luas. Namun, masyarakat merasa kecewa dikarenakan pihak yang bersangkutan yaitu Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Utara, Ramlan, SH sedang tidak berada di tempat. Sehingga keinginan warga untuk mempertanyakan hal tersebut tidak dapat terwujud.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Aceh Utara Ramlan, SH, Kepada Sejumlah Wartawan diruang Kerjanya Menyebutkan, Pada Saat Warga Mendangi Kantor BPN, Dirinya Sedang Menghadiri Undangan dari Gubernur Aceh Yang ditanda tangani oleh Sekda Aceh Drs. Darmawan di Banda Aceh, Tentang Rapat Kordinasisi (Rakor) Pertanahan Se Aceh.

Namun, Pihak Warga Sebelumnya, Juga Tidak Pernah Memberikan Surat Pemberitahuan Atau Informasi Ke Pihak BPN, Bahwa akan mendatangi Kantor BPN Untuk Mempertayan Kejelasan Soal Ganti Rugi Lahan Mereka, Meskipun Demikian Saya Sudah Memerintahkan Pejabat BPN yang Ada Ditempat Untuk bertemu Dan Menjelaskannya, Karena Tidak Pahan Persoalan Secara Menyeluruh Karena ditakuti Itu Diluar Kemenangannya,” Jelas Ramlan.

Lebih Lanjut Ramlan Menyebutkan, Menyangkut Soal Ganti Rugi Pembebasan Lahan Warga Pembangunan Waduk keureto, Pihaknya Sudah Selesai Menjalankan Tugas Sesuai Aturan dan Tahapan Mekanisme,” Kami Telah Menyurati Pihak Terkait Untuk Melakukan Pembayar Kepada PT Setia Agung, Karena HGU Milik Perusahaan Tersebut,”Jelasnya.

Menurutnya, Uang Ganti Rugi Tersebut Sudah Di Transfer Kepada Rekening PT Setia Agung Sebagai Ganti Rugi Lahan Melalul Bank BNI syariah,” Maka Persoalan Warga Mendatangi Kantor BPN, Itu Sudah Bukan Tugas Kami Lagi Untuk Menjadi Hambatan Mereka Dalam Kaitan Sebagai Sebagai Ganti Rugi Lahan.”Tutupnya.(SA)

Redaktur (ofice)

Berani Mengungkap, Lugas Membahas