Ikatan Mahasiswa Peduli Sosial Sampaikan Aspirasi di Depan Kantor Kejaksaan Negeri P Sidimpuan 

P SIDIMPUAN | BONGKARNEWS –

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Peduli Sosial mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri ( Kajari )Kota Padangsidimpuan selasa ( 29/4 ), para mahasiswa menyampaikan aspirasi masyarakat menyangkut maraknya pungutan liar ( Pungli) dan menyangkut masalah biaya parkir diwilayah pemerintah kota Padang sidimpuan, para mahasiswa yang menyampaikan orasi yang diterima kejaksaan Negeri padangsidimpuan melalui kepala seksi ( Kasi) Intel Jimmy Donovan SH.MH, para mahasiswa menyampaikan beberapa pernyataan dan desakan agar sesegera mungkin memanggil Oknum oknum berseragam dibawah organisasi Dinas Perhubungan kota padangsidimpuan yang telah membiarkan pungli puluhan titik parkir secara ilegal, ditandai dengan tidak adanya bukti karcis resmi yang diterima setiap pengendara yang memarkirkan kendaraannya namun uang parkir terus terusan di tagih, juga meminta kejaksaan Negeri dan Polres kota Padangsidimpuan secepatnya membentuk saber pungli dan menertibkan dan mengungkap siapa aktor atau dalang dibelakang karena sudah sangat meresahkan para pengendara, dimana kekhawatiran masyarakat ditempat parkir umum yang dilakukan terjadi kehilangan kendaraan siapa yang bertanggung jawab.

Bacaan Lainnya

 

Dalam aksi Mahasiswa tersebut di dampingi oleh Koordinator aksi Yuanda A.Lubis, Koordinator lapangan Ramadhan S.Harahap, serta penanggung jawab aksi Borkat Siregar S.sos.

 

Kemudian aksi di lanjutkan ke kantor walikota tepatnya dihalaman kantor walikota Padangsidimpuan, para pengunjuk rasa juga menyampaikan agar walikota Padangsidimpuan juga dapat mempertimbangkan jabatan kadis perhubungan dinilai tidak mampu menjalankan tugas pokok dan pungsinya sebagai kepala dinas, sebagai kepala dinas yang membawahi sarana prasarana baik transportasi jalan, tempat Parkiran di wilayah kota Padangsidimpuan telah menbiarkan adanya kegiatan dugaan pungutan liar dan ini sudah berjalan bertahun tahun, dan di duga keras kepala Dinas Perhubungan tutup mata dalam hal ini dengan di tandai dengan banyaknya kwitansi yang berlogo Dinas perhubungan menerima bukti setoran parkir akan tetapi setorannya seperti ditelan bumi, kami juga menduga adanya keterlibatan langsung kepala Dinas Perhubungan kota Padangsidimpuan, terbukti pada tahun 20024 target Pendapatan Asli Daerah ( PAD) Rp 2.1 Milyar hanya mencapai target Rp.500 Juta Rupiah.

 

Penyampaian orasi mahasiswa dihalaman kantor walikota tidak satupun dari pihak kantor walikota yang hadir yang terlihat hanya beberapa Anggota Satpol PP beserta Aparat kepolisian yang menjaga aksi damai tersebut.(Jul Hadi Lubis)

Pos terkait