Hasil Operasi Antik Rencong 6.724,76 Gram Sabu dan 57.033,35 Gram Ganja serta 18,96 Gram Exstasy di Aceh Timur

ACEH TIMUR | Bongkar news.com – Hasil operasi Antik Rencong 2019 yang digelar oleh Polres Aceh Timur sejak tanggal 10 sampai 29 Oktober 2019 berhasil mengungkap 15 kasus yang telah terjaring.

Kapolres Aceh Timur AKBP EKo Widiantoro, S.IK, MH yang memimpin langsung Conference press, Jum’at (01/11/2019) menyampaikan selama 20 hari pelaksanaan operasi Antik Rencong 2019 Polres Aceh Timur berhasil mengamankan barang bukti berupa 6.724,76 (enam ribu  tujuh ratus dua puluh empat koma tujuh puluh enam) gram shabu, 57.033,35 (lima puluh tujuh ribu tiga puluh tiga koma tiga puluh lima ) gram ganja dan 18,96 (delapan belas koma sembilan puluh enam) gram pil Extacy tambahnya lagi.

Kepada sejumlah wartawan Kapolres menyebutkan, adapun Target Operasi (TO) yang ditetapkan adalah TO dan non TO, dari 15 kasus yang berhasil diungkap dalam operasi kali ini berhasil mengamankan 16 orang tersangka dengan 15 orang  laki-laki dan 1 orang perempuan lanjutnya lagi.

Menurut Kapolres hasil operasi kali ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun yang lalu, kemudian kasus yang diungkap juga mengalami pergeseran pula,” paparnya.

“Untuk itu Target kami sebetulnya hanya lima kasus, namun Sat Resnarkoba bersama polsek ternyata mampu mengungkap hingga 15 kasus pula ini hasil kinerja kita bersama Polsek selama ini suatu perestasi kata kapolres.

Menurutnya, di Aceh Timur tindak pidana penyalahgunaan narkotika sudah pada tingkat mengkhawatirkan karena sasaranya sudah tidak memandang status sosial dan tempat, baik di pelosok kampung pun tidak luput dari peredaran narkotika. Situasi ini menuntut seluruh instansi harus saling semakin bersinergi dalam menangkal peredaran narkotika di Aceh Timur ini.

“Sosialisasi kita terus menyasar keseluruh lapisan masyarakat, dan juga bekerjasama dengan instansi yang terjait,” kata Kapolres.

“Kita akan terus mencari formula yang tepat bagi penangganan masalah narkoba di Kabupaten Aceh Timur,” Jelas Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.IK, MH.

Kapolres Aceh Timur yang saat Conference press didampingi Wakapolres Kompol Warosidi, SH, MH, Kabag Ops AKP Salmidin, SE, dan sejumlah pejabat utama yang lain, berharap, dengan adanya Operasi Antik Rencong 2019, ke depan angka tindak pidana penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Aceh Timur bisa terus ditekan serta kita perkecil sehingga kiranya masyarakat kalau ada yang mencurigakan di desa atau kampung tersebut agar kiranya dapat melaporkan ke pos polisi atau Polsek setempat juga ke polres supaya desa tersebut terhindar dari bahanya narkoba tersebut, tandas Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.IK, MH.(Zainal).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *