Drs salmaza MAP, Sosialisasi Bahaya Saber Pungli dan Sinergi  Perjanjian Kerjasama APIP dan APH

SUBULUSSALAM l bongkarnews.com – Seluruh Jajaran Forkopinda, Bagian Bendahara instansi Kedinasan SKPK, baik utusan  kecamatan dan Pemerintah  Kampong. Sewilpemko mengikuti Sosialisasi Saber Pungli dan Perjanjian Kerjasama APIP dan APH,  bertempat di Aula TP PKK Pendopo  Rabu 14 November 2018.

Diawal kata Sambutan Wakil Walikota Subulussalam Drs salmaza MAP menyinggung tentang Kesejahteraan ANS di wilayah Pemerintahan kota Subulussalam masih  jauh yang diharapkan.  Karena kekurangan  anggaran Daerah.

Salmaza ingatkan jangan jadikan Alasan untuk melakukan Pungutan Liar karna itu berbahaya, cetus Wakil Walikota dalam awal kata sambutannya dihadapan para undangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Aceh/ Ka Pokja Pencegahan Satgas Saber Pungli Aceh DR H Taqwaddin Husin SH SE MS  dan rombongan Ketua Komisi A DPRK Subulussalam Rasumin SH, Perwakilan Forkopimda Kota Subulussalam dan peserta sosialisasi.

Dasar hukum saber pungli adalah Perpres Nomor 87 Tahun 2016 dan Keputusan Walikota Subulussalam Nomor 188.45/190/2018. Dengan dibentuknya Satgas Saber Pungli Kota Subulussalam diharapkan  penyelenggaraan pemerintahan yang baik (Good Governance) dan Pemerintahan yang bersih (Clean Governance) bisa tercapai.

Tugas dan wewenang Satgas Saber Pungli adalah membangun sistem pencegahan, pemberantasan, koordinasi, tangkap tangan dan seterusnya dengan tujuan mewujudkan pemerintahan yang bersih, jujur dan adil guna peningkatan kesejahteraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu merupakan perbuatan yang sudah sejak lama terjadi , bahkan mungkin telah menjadi suatu kebiasaan oknum Aparatur Penyelenggaraan Negara didalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Walikota meminta kepada semua jajaran Aparatur Pemerintah Kota Subulussalam untuk selalu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya tanpa adanya pungutan dalam bentuk apapun. Selain itu  juga berharap dukungan dari seluruh unsur masyarakat agar saling mengawasi serta memberikan laporan setiap kegiatan pungli yang terjadi di wilayahnya serta tidak terlibat memberikan ruang bagi terjadinya praktek pungli dalam pelayanan publik, ucap Salmaza.

Ia  menghimbau apabila ada menemukan atau mengetahui praktek pungli maka diharapkan dapat melaporkan kepada Satgas Saber  Pungli ataupun ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti,

“Insya Allah kesejahteraan ASN akan menjadi perhatian kedepan,  dengan sejahtera pungli tidak ada di Kota Subulussalam,” ungkapnya.

Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) Kota Subulussalam telah lakukan perjanjian kerjasama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) yakni Polres Aceh Singkil dan  Kejari Kota Subulussalam dengan Nomor  180/05/MOU/2018, Nomor B-01.N-1-32/65-1/06/2018, Nomor B/MOU/02/VI/RES/2018.

Menurutnya tujuannya perjanjian kerjasama tersebut untuk memperkuat sinergitas kerjasama dalam melakukan koordinasi penanganan pengaduan masyarakat terindikasi tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan pemerintahan daerah sehingga terwujud penyelenggaraan pemerintah daerah yang efektif, efisien dan akuntabel.

Dengan dilaksanakan sosialisasi perjanjian kerjasama ini juga  sebagai pedoman bagi Aparatur Sipil Negara dalam memperjelas mekanisme penanganan pengaduan masyarakat sehingga tidak tumpang tindih penanganannya.

Dengan kerjasama ini penanganan menjadi jelas, bila dilakukan kesalahan administratif akan diserahkan APIP, bila kesalahan hukum menjadi kewenangan aparat penegak hukum, tutur Wakil Walikota.

Sesuai Putusan Walikota Subulussalam Nomor 188.45/190/2018 tertanggal 26 September 2018 Susunan Personalia Unit Satgas Saber Pungli Kota Subulussalam sebagai Penanggung jawab adalah Walikota Subulussalam, Ketua Pelaksana Waka Polres Aceh Singkil, Wakil Ketua I Inspektur Kota Subulussalam, Wakil Ketua II Kasie Intel Kejari Subulussalam, Sekretaris Kabagren Polres Aceh Singkil.(SJP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *