Medan | Bongkarnews.com- Diperkirakan, dari sekian banyak lampu jalan di Kota Medan ada, 70% kondisinya padam dan tidak berfungsi sama sekali. Hal ini sangat mempengaruhi kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari dan dapat menimbulkan kerugian materi, bahkan menimbulkan korban jiwa bagi pengguna jalan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan mengadakan Rapat Paripurna, Senin 24 Juni 2019 pagi di gedung DPRD Kota Medan. Dipimpin Ketua DPRD Kota Medan, Henry Jhon Hutagalung, rapat dihadiri Wakil Walikota Medan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, SKPD Kota Medan beserta sejumlah awak media.
Hal itu ditegaskan anggota DPRD Kota Medan, Boydo HK Panjaitan [foto] saat rapat paripurna DPRD kota Medan dalam acara penyampaian pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan terhadap nota pengantar Kepala Daerah atas ranperda Kota Medan ini, menyampaikan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2018.
Selanjutnya Boydo memberitahu, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2018 nilainya sangat fantastis, untuk Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2018 mencapai Rp 4,25 triliun.
“Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 1,63 triliun lebih, pendapatan transfer sebesar Rp 2,61 triliun lebih. Artinya, realisasi pendapatan daerah Tahun Anggaran 2018 hanya 81.19% dari target Rp 5,23 triliun. Jadi ada kekurangan sebesar Rp 985,78 miliar lebih (18.81%) dari target pendapatan daerah yang tidak dapat direalisasikan,” ungkap Boydo dari Fraksi DPRD Kota Medan ini.
Tidak hanya itu saja, sambungnya, sejumlah fasilitas umum di Kota Medan banyak yang kurang memadai, seperti jalanan yang rusak, kurangnya Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan penyalahgunaan jalur pedestrian yang beralih fungsi di sejumlah tempat di Kota Medan.
“Banyak masyarakat kota Medan yang melaporkan jalanan Kota Medan rusak, kondisi parit (drainase) tumpat, bahkan tidak berfungsi sama sekali, termasuk Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang terpasang nyaris tidak ada yang menyala alias padam,” ungkap Boydo.
“Untuk itu kami meminta supaya pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, drainase dilakukan perbaikan dan pemasangan LPJU,” tandasnya.(ft)





