PADANGSIDEMPUAN | BONGKARNEWS –
Hari ini Kamis ( 26/6 ) puluhan mahasiswa yang mengatas namakan DPP PERMADA PH dan GEMAS melakukan unjuk rasa di depan kantor kejaksaan Negeri kota Padangsidimpuan, unjuk rasa DPP PERMADA.PH dan GEMAS diKarenakan Ketidak optimalan dan ketidak puasan dengan kinerja Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, Dr Lambok MJ Sidabutar SH MH, Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Mahasiswa Pemuda Peduli Hukum (DPP PERMADA PH) dan GEMAS Padangsidimpuan, pada jilid ke II ini para Mahasiswa mendesak kajari Negeri padangsidimpuan bisa hadir dan menjawab permasalahan permasalahan yang di hadapi semenjak kajari Lambok Marisi Sidabutar menjabat Kajari Padangsidimpuan.
Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa juga diwarnai dengan membakar Ban bekas diatas badan jalan dan berakhir Ricuh, ini bukti protes kemarahan atau ketidak puasan mereka terhadap kinerja Lambok MJ Sidabutar, yang dinilai oleh DPP PERMADA PH dan GEMAS belum maksimal dalam penegakan hukum.
Rezky Fery Sandria, selaku Koordinator aksi yang di dampingi oleh Abd,Husein, simamora saat di minta i keterangan usai unjuk rasa mengatakan, bahwa aksi tersebut merupakan kritik dan saran, karena Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan diduga gagal dan lalai dalam menjalankan tugasnya, kemudian kajari Lambok Sidabutar.SH.MH juga dianggap tidak mampuh menegakkan Hukum di kota Padangsidimpuan di duga menerima pengamanan dari pihak pihak tertentu.
” Oleh karena itu kami meminta kepada Kejaksaan Negeri Sumatera Utara (Kejatisu) mengambil sikap tegas untuk memanggil dan memeriksa Kajari Padangsidimpuan, mengevaluasi kinerjanya serta mencopot jabatan karena dugaan kasus KKN di kota Padangsidimpuan selama beliau menjabat belum ada satu pun yang bisa jadi contoh buat pejabat yang korup, ucap Abd.Husein, simamora.
Ditambahkannya lagi, masyarakat membutuhkan APH yang jujur, adil dan bersih untuk menjalankan tugas dan wewenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan demi terwujudnya demokrasi yang baik di Negara ini.
“Selama ini masyarakat menilai bahwa kasus yang melibatkan orang kaya, pejabat, atau orang – orang yang memiliki koneksi dengan penguasa cendrung ditangani secara berbeda, dibandingkan dengan masyarakat biasa”,
“Namun sayangnya sejauh ini pejabat-pejabat yang serakah saling melindungi ketika melakukan kejahatan sehingga mencoreng nama Kota Padangsidimpuan, oleh sebab itu mahasiswa harus siap melawan segala bentuk praktek Korupsi, Kolusi, nepotisme ( KKN ).(Jul Hadi Lubis/H.S.Pulungan)





