Dana BOS Di SMPN 3 Batanghari Lamtim Pergunakan Secara Transparan dan Terbuka

BATANGHARI I bongkarnews.com- Program bantuan pemerintah di sektor pendidikan melalui Biaya Operasinal Sekolah (BOS) terus berlangsung dan di kucurkan secara bertahap dalam setiap tahunnya.Hal itu bertujuan membantu penyediaan pendanaan biaya operasional non personil sekolah, membebaskan biaya pungutan biaya operasional sekolah bagi peserta didik yang di selenggarakan oleh pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

Terkait tujuan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bertujuan untuk membebaskan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak mampu dan meringankan bagi siswa yang lain, agar mereka memperoleh layanan pendidikan dasar yang lebih bermutu sampai tamat dalam rangka penuntasan belajar sembilan tahun, seperti halnya yang sudah berlangsung pada Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Batanghari Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur.

Bacaan Lainnya

Hal ini dibenarkan , Ahmad Saidi selaku Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Batanghari Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur pada Media Bongkarnews.com Senin, (20/07/2020) saat ditemui di ruang kerjanya.

” Untuk diketahui jumlah siswa keseluruhan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Batanghari sebanyak 387 siswa, siswa laki – laki berjumlah 228 orang, dan siswa perempuan berjumlah 159 orang, jumlah keseluruhan tersebut hasil saat penerimaan siswa baru tahun ajaran baru 2019-2020 “, disampaikan Ahmad Saidi selaku Kepala SMPN 3 Batanghari seraya menunjukkan tulisan yang ada di papan pengumuman di sekolah setempat.

Disebutkan jumlah siswa keseluruhan di SMPN 3 Batanghari ada 387, periode 2019 – 2020 dan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) disalurkan pada 8 komponen Program kegiatan BOS yang sengaja ditempatkan pada papan pengumunan sekolah.

” Hal ini karena sekolah kami terbuka dan transparan atas informasi realisasi rencana penggunanan dan pengalokasian dana Bantuan Operasinal Sekolah (BOS) di sekolah “,  jelasnya.

Ditambahkannya lagi, bahwa di sekolah  ini untuk guru pengajar, TU dan penjaga sekolah dan tenaga kebersihan berjumlah 32 orang, mengenai fasilitas di sekolah ini sudah mempunyai 13 ruang kelas,  memiliki gedung laboratorium, gedung perpustakaan dan 2 kamar sanitasi siswa . (Tarmizi)

Pos terkait