Bupati Dairi Ikuti RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa PT. Bank Sumut Melalui Vidcon

DAIRI bongkarnews – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2019 dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa PT Bank Sumutpada, bertempat di ruang kerja bupati pada Kamis (14/5) pagi pukul 10.00 -17.00 WIB.

Rapat melalui Video Conference (Vidcon) dipimpin oleh Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Ramayadi dan dihadiri Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) Musa Rajekshah, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Regional V Yusup Ansori, Komisaris Utama PT. Bank Sumut Rizal Fahlevi Hasibuan, Komisaris Independen Bank Sumut Brata Kesuma, Komisaris Non Independen Syahruddin Siregar, Direktur Utama Bank Sumut Muhammad Budi Utomo serta Bupati dan Walikota se Propinsi Sumut.

Bacaan Lainnya

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menekankan kepada kepada seluruh Bupati dan Walikota se-Sumut perlunya memberikan perlakuan khusus terhadap debitur termasuk UMKM yang mengalami kesulitan memenuhi kewajibannya pada PT. Bank Sumut akibat dampak Pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu manajemen Bank Sumut menyampaikan bahwa laba Bank Sumut Tahun buku 2019 tercatat meningkat sebesar 8,3% atau Rp.545 Miliar dibanding tahun 2018 sebesar Rp. 503 Miliar. Peningkatan juga terjadi dari sisi aset yang mencapai Rp. 31,7 Triliun atau naik 12,9% dibandingkan Desember 2018 sebesar Rp. 21,8 Triliun.

Secara khusus Dirut Bank Sumut menjelaskan, bahwa dalam penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) yang berasal dari APBD Kabupaten Dairi akan disalurkan dengan transaksi Non Tunai melalui Penggunaan Virtual Account (VA) bagi setiap masyarakat penerima BLT. Sampai saat ini hanya Dairi satu-satunnya Kabupaten di Sumut yang mempercayakan Bank Sumut dalam penyaluran BST. Yang ditangani Bank Sumut adalah penyaluran BST untuk warga-warga kelurahan di berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Dairi.

Menanggapi hal itu Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu berharap, agar kedepannya virtual account (VA) ini dapat diwujudkan menjadi Rekening riil milik nasabah, sehingga pemanfaatan rekening tidak sekedar penyaluran bantuan semata. Namun, sekaligus dapat dijadikan wadah pendidikan mengenai perbankan bagi masyarakat Dairi.

Dengan kerjasama ini Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu berharap ke depan Bank Sumut akan dapat juga melayani kebutuhan dan layanan perbankan untuk warga masyarakat di sektor produktif yang biasa ditekuni warga seperti para pelaku UMKM, buruh tani, pedagang atau pekerja di perdagangan yang ada di pasar-pasar rakyat dan para pekerja seni atau hiburan.

Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu juga kedepan akan mendorong Bank Sumut untuk dapat memberikan layanan asuransi pertanian kepada para Petani di Kabupaten Dairi. Untuk tahap awal akan diujicoba pada komoditi gabah. Menurut Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu ini dimaksudkan agar hasil gabah para petani dan anggota Poktan bisa terlindungi bila lahan mereka mengalami puso. Dan polis asuransi gabah ini kedepan diharapkan bisa menjadi tambahan jaminan bank untuk penyaluran kredit pertanian semisal Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai alternatif pembiayaan yang lebih murah.

“Bank Sumut dan Pemkab Dairi akan menggandeng PT. Asuransi Jasindo dalam uji coba ini,” ujar Eddy Berutu.

Pada kesempatan itu, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu menyebutkan dividen untuk Kabupaten Dairi dari perolehan Laba PT. Bank Sumut Tahun Buku 2019 sebesar Rp. 9.816.062.680.- diantaranya sebesar 80 % (Rp. 7.852.850.144.-) akan disetor ke kas Daerah menjadi PAD dan 20 % (Rp. 1.963.212.526.-) menjadi Setoran Modal tahun 2020.

“RUPS sepakat untuk menetapkan penggunaan rencana setoran modal dari semula diusulkan sebesar 35 % oleh jajaran manajemen dan Direksi PT. Bank Sumut menjadi 20%, dengan pertimbangan setiap daerah kabupaten/kota membutuhkan dana dalam penanganan covid-19,” kata Eddy Berutu.

Ditambahkan Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengingat dampak ekonomi akibat wabah covid-19 sangat dirasakan di Sumatera Utara terkhusus Kabupaten Dairi, dimintakan kepada PT. Bank Sumut untuk segera mengambil langkah bijaksana dan strategis guna mendukung kelangsungan hidup sektor usaha mikro, usaha kecil dan menengah yang menyerap tenaga kerja yang sangat besar jumlahnya.

Untuk kedepannya PT. Bank Sumut diharapkan lebih meningkatkan layanan perbankan yang efisien, efektif dan membuka layanan kredit perbankan yang berdaya saing melalui elektronisasi atau digital sesuai perkembangan jaman.

“Dengan kemampuan perbankan menunjukkan kehadirannya melalui fasilitasi perbankan yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia usaha, PT. Bank Sumut semakin disukai masyarakat,” ujar Eddy Berutu.

Seusai RUPS, Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu juga menyampaikan kerisauannya bahwa uang tunai berpotensi sebagai media rantai penyebaran Covid-19. Oleh karena itu masyarakat diminta untuk berhati-hati.

“Uang tunai sebaiknya selalu dimasukkan dalam plastik bila disimpan dan belum digunakan dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah memegang uang. Ke depan Pemkab Dairi bersama Bank ingin memasyarakatkan penggunaan layanan transakai non tunai, baik melalui kartu debit atau atm, phone dan sms banking atau uang digital melalui transaksi smart phone atau telefon seluler,” pungkas Bupati Eddy Berutu.

(BD.007)

Pos terkait