Anggota Dewan Desak Penertiban Jalan RS dr Fauziah

Bireuen | BN – Seluruh Fraksi di DPRK Bireuen mendesak dan menghimbau Pemkab setempat untuk mengambil langkah-langkah yang tepat terhadap penertiban jalan depan RSUD dr Fauziah Bireuen.

 Hal itu diungkapkan pelapor, Yusriadi, SH  yang juga Ketua Fraksi PPP, PKS, dan PAN  dalam pendapat akhir fraksi tentang hak keuangan dan administratif Pimpinan dan Anggota DPRK Bireuen dalam rapat  Paripurna ke 3  Paripurna V masa Persidangan II DPRK Bireuen, Selasa (2/9).

Bacaan Lainnya

Selain itu, Yusriadi, SH juga menyinggung terhadap pengelolaan tanah kosong di depan rumah sakit tersebut yang saat ini bagaikan tanah tak bertuan yang dapat dimanfaatkan begitu saja oleh pihak tertentu. Seharusnya pemerintah setempat tidak tinggal diam dengan masalah tersebut. Mengingat akan mengalami kesulitan  ketika para pihak yang menggunakan tanah tersebut akan beralih menjadi hak milik pribadi.

Desakan yang hampir  senada dilontarkan pelapor, Rusyidi Mukhtar dari Fraksi Partai Aceh, Teuku Muhammad Mubarag pelapor dari Fraksi Karya Indonesia Damai, dan Tgk Haidar M Amin, pelapor dari Fraksi Parnai Nasional Aceh.

Seperti yang dilontarkan Fraksi PNA yang mengingatkan Pemkab Bireuen  untuk mengambil langkah-langkah  yang tepat terhadap penertiban Jalan di Depan Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen.

Adanya desakan seluruh anggota dewan di DPRK Bireuen membuktrikan jika jalan tersebut semakin menganggu lalu lintas dan meresahkan. Badan jalan di depan rumah sakit tersebut sudah dijadikan tempat berjualan   sehingga kawasan itu semakin semberaut saja

Tidak mengherankan, jika Fraksi PNA mengingatkan Pemkab Bireuen untuk kesekian kalinya untuk segera mengatasi ketertiban jalan depan jalan RSU dr Fauziah yang disebutnya, sangat semberawut. Tampaknya, peringatan lanjutan ini, sebagai wujut kekecewaan fraksi tersebut karena ketidakmapuan bupati  menertibkan jalan tersebut, serta adanya pajak tak jelas untuk oknum tertentu.

Sementara itu. Faksi Karya Indonesai Damai sangat mendukung Pemkab Bireuen dalam mencari solusi terhadap penertiban kios-kios di depan RSU dr Fauziah Bireuen. Hal itu, juga disampaikan Fraksi Partai Aceh yang mengingatkan Bupati Bireuen tentang kondisi Jalan  di depan RSU dr Faziah yang semakin hari bertambah semberawut.  Koleh karena itu, Fraksi PA mendesak bupati Bireuen agar dapat menertibkannya  demi kelancaran  lalu lintas masyarakat maupun pasien RSUD dr Fauziah Bireuen yang melintasi jalan tersebut.

Sementara itu dalam acara dinner dengan awak media di meuligoe Bireuen baru-baru ini, Bupati H Saifannur menyatakan kepada wartawan mengakui jika jalan tersebut sangat semberaut. Bahkan, bukan hanya jalan di depan rumah sakit yang menjadi sasaran akan ditertibkannya, tapi juga jalan atau tempat lainnya yang juga menjadi sasaran penertiban, seperti jalan Pengadilan Lama yang  disebutnya penuh dengan para pedagang yang menjajakan penganan maupun sayur mayur yang tumplek ke badan jalan.

Bupati Bireuen berjanji kepada wartawan sekaligus meminta dukungannya dalam upaya menertibkan jalan-jalan tersebut, yang kemudian pihaknya yang disalahkan. Padahal itu, dilakukan agar Bireuen tampak tertip.  Begitupun Bupati Bireuen tidak menyebutkan jadwal diturunkannya “Pasukan” Satpol PP Bireuen Hadir dalam kesempatan tersebut, tidak dihadiri Bupati Bireuen, dan sidang dipimpin Ketua DPRK Bireuen, Ridwan Muhammad, M.Si  didampingi pimpinan dewan. Athaillah serta dihadiri Sekdakab Bireuen, Zulkifli, Sp dan para Asitenten, Kepala SKPK dan Forkopimda Bireuen dan undangan lainnya.

Dalam Sidang Paripurna kali ini, Bupati Bireuen tidak tampak hadir yang hanya diwakili Sekdakab Bireuen, Zulkifli, Sp, yang mengikutsertakan  para Asisten Setdakab Bireuen, Kepala SKPK dan hadir juga Forkopinda Bireuen dan undangan lainnya.(Maimun Mirdaz)

Pos terkait