Akhyar : Soal Bantuan Beras,  Utamakan Warga Total Lost Incomr

Medan I bongkarnews. com – Plt Wali Kota Medan H. Akhyar Nasution menegaskan, pemberian bantuan beras kurang lebih 1.000 ton diutamakan kepada masyarakat yang total lost income (kehilangan penghasilan secaral total ) akibat dampak pencegahan Covid-19.

“Siapa yang total lost income? seperti abang becak, pedagang kecil di sekolah yang sekolahnya sudah diliburkan, pedagang keliling, karyawan-karyawan yang sudah dirumahkan dan tidak lagi menerima gaji,” kata Akhyar kepada wartawan, Jum’at (3/4/2020).

Bacaan Lainnya

Sementara warga yang tidak mendapat bantuan beras tersebut seperti penerima PKH atau penerima bantuan sosial dari Kemensos diperkirakan akan disalurkan tanggal 10 April mendatang.

“Mereka yang terima bantuan dari Kemensos tidak diberikan lagi karena tanggal 10 April mereka akan terima”, sebut Akhyar.

Sehingga lanjutnya,  tidak terjadi tumpang tindih penerimaan bantuan tersebut. Begitu juga halnya  dengan karyawan yang masih terima gaji, walaupun sudah berkurang, tapi masih mempunyai pendapatan, juga tidak dapat.

“Jadi yang dapat bantuan beras mereka yang total lost income “, tegas Akhyar.

Diakuinya tidak semua masyarakat bisa mendapatkan bantuan beras tersebut dan ini harap dimaklumi.

“Kami yakin Kepling mengetahui peta di wilayahnya masing-masing. Jadi tolong kepada masyarakat, pemerhati dan segala macam, tidak semuanya kita layani, kita hanya berikan kepada yang prioritas,” imbuhnya lagi.

Dia juga mengakui bakal ada deviasi atau penyimpangan, namun diharapkan tidak terlalu besar.

Ketika ditanya kapan bantuan beras tersebut disalurkan? Dia menjawab, pihaknya masih memfinalisasi surat-surat dan daftar nominasi penerima.

“Saya berharap hari ini bisa selesai, biar kita bisa bayarkan dengan pihak ketiga apakah Bulog atau yang lain. Karena memang belanja pemerintah itu ada mekanisme dan prosedur yang telah diatur oleh undang-undang , harapnya.  (ndo)

Pos terkait