Masyarakat Minta Pemberantasan Judi Togel di Dairi Jangan Setengah Hati

  • Whatsapp

Illustrasi//bongkarnews.com

DAIRI | bongkarnews.com – Semakin maraknya keberadaan permainan yang dilarang berupa Judi Togel seolah-olah menjadi sebuah dinamika baru ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Dairi dalam beberapa bulan terakhir.

Bacaan Lainnya

Namun dinamika yang menjadi rahasia umum ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Dairi itu terlihat bagai kucing-kucingan antara pihak kepolisian dengan para pecandu bahkan sampai ke bandar judinya. Terkesan bandar judi dimaksud “sulit disentuh”.

“Ujung-ujungnya orang kecil dan kelas teri yang jadi korban, dan itu yang selalu terjadi tatkala pihak kepolisian melakukan razia penyakit masyarakat”, ungkap salah seorang warga Kota Sidikalang inisial TM dan warga Sumbul SS, menanggapi maraknya judi togel yang telah menjadikan sejumlah masyarakat kecil tertangkap oleh pihak kepolisian.

Illustrasi//bongkarnews.com

Seiring berkembangnya judi togel, sejumlah pendapat yang meradang ditengah-tengah masyarakat. Bagi sebagian orang judi tidak akan pernah dapat dihentikan maupun dihapuskan dari kebiasaan masyarakat, sehingga perlu dilakukan penataan terhadap judi.

Namun pendapat lain mengatakan judi togel yang berkembang saat ini harus dihentikan karena hanya menjadikan rakyat kecil korban, baik sebagai pembeli maupun sebagai penulis atau penjual togel.

Sementara informasi yang diperoleh dari sejumlah warga lainnya menyampaikan, pihak kepolisian yang seharusnya tanpa kompromi harus melakukan pemberantasan judi dirasakan masih setengah hati, warga masyarakat menduga pihak kepolisian Dairi ada “main mata” dengan pengusaha judi atau bandar judi.

Dengan adanya penataan atau dengan sebutan lokalisasi, maka yang paling diuntungkan adalah Kabupaten Dairi dengan mendapatkan pajak atau pendapatan ke kas daerah. Namun keberanian pemerintah hingga saat belum terlihat sehingga kenyataan di lapangan judi masih menjadi ‘mainan nikmat’ bagi para pecandu dengan resiko yang sangat besar.

Siapa yang perduli? siapa yang diuntungkan? dan siapakah yang bertanggungjawab dan bagaimana solusinya? Setidaknya pertanyaan tersebut merupakan bukti kepedulian sejumlah warga masyarakat Dairi yang terlihat pada status-status di jejaring media sosial.

(BD.007)

Pos terkait