Mahasiswa Berperan Tingkatkan Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada

MEDAN I bongkarnews.com- Mahasiswa ataupun generasi muda harus berperan aktif di dalam pelaksanaan pilkada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Salah satu bentuk partisipasi itu dapat diwujudkan dengan mendaftarkan diri sebagai pemilih.

Pernyataan tersebut disampaikan anggota Komisioner KPU Medan, Drs.Edy Suhartono dalam acara “Sosialisasi Strategi Peningkatan Partisipasi Pemilih Dalam Pemilihan Walikota Medan” bertempat di Aula FSH UINSU, Sabtu ( 10/10).

Bacaan Lainnya

” KPU Medan saat ini sedang memilih sekitar 38.000 orang KPPS yang akan berperan aktif dalam pelaksanaan pilkada serentak mendatang ,” ujar Edy. Pilkada serentak akan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Dalam hal ini setiap pemilih yang masuk ke area Tempat Pemungutan Suara (TPS) wajib mengikuti protokol kesehatan covid-19. Seperti pengecekan suhu badan, mencuci tangan, hingga wajib menggunakan masker.

” Pihaknya memastikan protokol kesehatan pencegahan covid-19 akan dilaksankan secara ketat dengan harapan dapat menjamin keamanan dan kesehatan para petugas dan pemilih pilkada serentak 2020.Kita terapkan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan pilkada ini masyarakat diharapkan proaktif untuk mengetahui dirinya terdaftar sebagai pemilih atau tidak.

Untuk itu Edy yang juga Kordinator divisi SDM dan Parmas KPU Medan memberikan tips dengan cara , pertama buka portal lindungihakpilihmu.kpu.go.id, kemudian masukkan nama dan juga Nomor Induk Kependudukan (NIK), pada kolom yang sudah disediakan, lalu klik ‘Cari’, kemudian akan muncul lokasi TPS untuk anda menggunakan hak pilih

” Selain itu, anda juga bisa cek langsung dengan mendatangi kantor desa/kelurahan atau bisa juga ke kantor KPU kabupaten/kota.Petugas akan membantu melakukan pengecekan,” bilang Eddi sambil mempraktikannya pada salah seorang peserta.

Dirinya juga berharap mahasiswa berperan aktif sebagai bagen sosialisasi pemilihan sehingga pilkada dapat berjalan sukses dengan partisipasi masyarakat yang tinggi.

Sebelumnya Dekan FSH UINSU Dr.Zulham SHI. MHum dalam paparannya yang berjudul “Mewujudkan pilkada berkualitas dan berintergrasi” mengingatkan perlunya sosok pemimpin dalam suatu negara.

” Apapun sosok maupun kualitas seorang pemimpin sangat diperlukan suatu negara. Baik itu pemimpin yang berkualitas atau tidak,” ungkap Zulham.

Disebutkan kita diberikan kedaulatan dan diatur dalan mekanisme pemilihan suara dimana memilih itu bukan sekedar hak saja, tetapi kewajiban yang diwujudkan dalam elektrol election.

” Memilih itu hukumnya wajib sesuai dengan perintah agama, “ tegas Zulham.

Hal senada juga disampaikan dosen tetap FHS UINSU, Irwansyah SHI, MHum yang lebih menitik beratkan pada peran serta mahasiswa dalam mengajak masyarakt untuk ikut memilih. “Masyarakat cerdas harus mencerdaskan masyarakat”, tegasnya.

Sosialisasi ini dihadiri sekitar 40 orang peserta mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi. Acara diakhiri dengan pemberian plakat kepada KPU Medan. (ndo)

Pos terkait