Kepala BSKJI Hadiri Peresmian Gedung Workshop dan Laboratorium BIM Medan

MEDAN | bongkarnews.com –Kunjungan kerja Kepala BSKJI (Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian Indonesia) Dr Ir Doddy Rahadi MT, di Balai Riset dan Standarisasi Industri Medan, Rabu (8/12/2021) di Jalan SM Raja no 24 Medan.

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kegiatan kunjungan Kepala pusat Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Industri dan Kebijakan Jasa Industri (OPTIKJI) Heru Kustanto, Direktur PTKI Medan Poltak Hutajulu, Kepala BDI(Balai Diklat Industri) Medan Drs. Indra Amin, M.Si, Kepala Baristand Industri Banda Aceh, Drs. Raimon Dipl.Sc MT, Fathullah, S.T., M.Sc.
Kepala Balai Pengembangan Produk dan Standardisasi Industri Pekanbaru serta jajaran Balai Riset dan Standarisasi Industri Medan.

Adapun rangkaian kegiatan kunjungan “Persentasi kepala Baristand Industri Medan, Penandatanganan Pakta Integritas, Pengarahan Kepala BSKJI, dan Peresmian Gedung Workshop dan Laboratorium.” BIM sebagai jasa layanan teknis di bidang jasa pengujian, kalibrasi, dan standarisasi, pelatihan, serta konsultasi maupun problem solving untuk industri.

Kedatangan Dr Ir Doddy Rahadi MT, di sambut langsung oleh M.Nilzam ,ST MA Kepala Balai Riset dan Standardisasi Industri Medan (BARISTAND Medan), kegiatan diawali penyematan Beka buluh, dilanjutkan presentasi yang juga dilaksanakan secara virtual yang di sampaikan oleh M.Nilzam ,ST MA dengan memaparkan visi misi serta program Balai Riset dan Standarisasi Industri Medan, penandatanganan Pakta Integritas WBK (Wilayah Bebas Korupsi) oleh Dr Ir Doddy Rahadi MT, di unit pelayanan publik standardisasi dan jasa industri BIM, pemberian Cendramata kepada Dr Ir Doddy Rahadi MT, serta Pengarahan Kepala BSKJI.

Dilanjutkan dengan peresmian Gedung Workshop dan Laboratorium oleh Dr Ir Doddy Rahadi MT, didampingi BARISTAND Medan, sebelum penandatanganan prasasti Dr Ir Doddy Rahadi MT, meninjau satu persatu ruang Laboratorium yang ada sambil menanyakan beberapa alat yang digunakan, serta fungsinya. Gedung Work Shop dan Laboratorium yang di bagun, dengan Luas Bangunan 1056 M dan Luas tanah 8094 M.

Dijelaskannya, tujuan pembangunan sektor industri dari Menperin(Menteri Perindustrian) bahwa pembangunan sektor industri secara nasional diarahkan pada tiga tujuan utama pembangunan yaitu: “Industri yang mandiri dan berdaulat, Industri yang maju dan berdaya saing, Industri yang berkeadilan, ucap M.Nilzam ,ST MA.

Ditambahkannya, dari empat gedung Work Shop yang di rencanakan, saat ini satu pembangunanya selesai dan akan digunakan untuk Lab.Kalibrasi dan Lab.Mekanis, untuk gedung yang lainnya akan dibangun bertahap, dan berharap kedepannya gedung baru ini bisa meningkatkan kualitas dan kinerja Balai Riset dan Standardisasi Industri Medan, katanya.

Sebelumnya dalam arahannya Dr Ir Doddy Rahadi MT memaparkan sektor industri masih menjadi kontributor terbesar dalam PDB Nasional, dimana kontribusi industri pengolahan non migas pada TW III-2021 sebesar 17,33% dengan laju pertumbuhan 4,12% (y-on-y) atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 3,51% (y-on-y).

Lanjut Dia mengatakan, indikator kinerja lainnya, seperti kinerja ekspor industri pengolahan non migas secara kumulatif pada periode Januari-Oktober 2021 adalah senilai US$ 143,76 miliar dengan memberikan kontribusi terhadap total ekspor nasional sebesar 77,16%.

Dijelaskannya, nilai investasi sektor industri pada periode Januari – September 2021 tercatat sebesar Rp 236,79 Triliun. Nilai Purchasing Managers Index (PMI) pada bulan November 2021 mencapai 53,9, dan dengan nilai PMI diatas 50, merupakan indikasi bahwa sektor industri memasuki tahap ekspansif, pungkasnya.

(H. Pasaribu)

Pos terkait