KARO | Bongkarnews.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo berhasil menggagalkan pengiriman daun ganja kering seberat 250 Kg lebih, berikut pelakunya, melalui pengiriman truk ekspedisi di Desa Rumah Kabanjahe, Rabu (5/9/2018).
Rencananya daun ganja kering itu akan dikirim ke pulau Jawa. Pengiriman barang haram itu sebelumnya juga sudah pernah dilakukan sebanyak dua kali, namun yang ketiga kali ketangkap petugas.
Berdasarkan keterangan Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu SIK melalui Kabag Humas Iptu Edy Budiman dan Kabag Ops Kompol Bali Ukur Sembiring, terungkapnya temuan ini berawal dari adanya informasi masyarakat yang berada di sekitar gudang ekspedisi pengiriman jeruk di desa Rumah Kabanjahe.
Mereka menyebutkan, akan ada pengiriman daun ganja kering dicampur dengan buah jeruk dalam jumlah yang besar.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan penelusuran ke lokasi ekspedisi di Desa Rumah Kabanjahe. Di lokasi ini, tim petugas langsung memeriksa keranjang jeruk yang akan dikirim melalui truk.
Atas pemeriksaan itu petugas mencurigai keranjang yang beratnya lebih ringan dari biasanya. Ternyata setelah diperiksa polisu menemukan sebanyak 38 keranjang berisi paket ganja yang dicampurkan dengan susunan buah jeruk didakam keranjang kirim. Dari temuan ini, petugas selanjutnya melakukan pengembangan.
Dari informasi yang diperoleh petugas, tim akhirnya mengetahui dan melakukan penangkapan terhadap pemilik barang haram itu yang berinisial M G seorang lelaki berusia 67 tahun di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di Simpang Pasar Roga Berastagi, Rabu (5/9/2018) dinihari.
“Saat ditangkap ia tidak berkutik. Tersangka merupakan warga terdampak erupsi Gunung Sinabung yang sebelumnya tinggal di Desa Bakerah. Karena kampungnya berada di kawasan zona merah, tersangka selama ini tinggal di kawasan sekitar Pasar Roga Berastagi,” kata Iptu Edy Budiman.(Sangap)