Finalis Jaka Dara Kenakan Batik Medan

  • Whatsapp

Medan ,BN- Istri Wali Kota Medan sekaligus Ketua TP PKK dan Dekranasda Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin S MSi menjadi juri kehormatan  pada malam Grand Final Pemilihan Jaka Dara Kota Medan tahun 2016 di Hermes Placa Hall Jalan W Monginsidi Medan, Jumat malam (21/10). Selain itu 25 pasang Jaka Dara yang tampil di malam final itu juga mengenankan Batik Medan  yang merupakan  hasil desain dan kreasi Hj Rita dengan label Maharani Collection.

Para finalis Jaka Dara terlihat semakin cantik dan ganteng ketika mengenakan busana Batik Medan hasil kreasi Hj. Rita.  Apalagi untuk malam grand final ini, Hj Rita coba mengangkat sejumlah bangunan tua yang kini menjadi heritage Kota Medan seperti Kantor Pos, Becak Medan, Istana Maimon serta Balai Kota sebagai motif utama busana yang dikenakan para Jaka Dara. Hal ini sengaja dilakukan Hj Rita agar Batik Medan terus membumi, tidak hanya di ibukota Provinsi Sumatera Utara, tetapi juga secara nasional maupun internasional.

Bacaan Lainnya

example banner

Seribuan pengunjung yang menghadiri malam Grand Final tersebut, tidak hanya terkesan dengan kecantikan maupun keganteng Jaka Dara yang tampil sangat memesona, tetapi juga dengan busana yang mereka kenakan benar-benar serasi di tubuh. Ketertarikan ini membuat seluruh pengunjung yang hadir menikmati seluruh rangkaian acara hingga dewan juri akhirnya menetapkan pemenang Jaka Dara 2016  lewat tengah malam.

“Kita akan terus mengenalkan Batik Medan sehingga semua mengetahui Kota Medan memiliki batik khas yang berbeda dengan batik-batik lainnya.Di samping itu kita juga ingin mengangkat derajat kehidupan para pengerajin batik di kota Medan, khususnya Batik Medan. Apabila Batik Medan semakin diminati, tentunya penghasilan para pegerajin batik akan bertambah lagi. Untuk itu saya minta dukungan penuh seluruh warga,” kata Hj Rita.

Sejak diperkenalkan Hj Rita beberapa waktu lalu, perlahan-lahan Batik Medan mulai dikenal di tengah masyarakat. Animo masyarakat untuk memilikinya pun terus meningkat, sebab permintaan akan Batik Medan pun kian bertambah. Hal ini tidak terlepas dari motifnya yang sangat menarik, selain mengangkat bangunan tua, motif Batik Medan juga kaya akan jenis bunga maupun tanaman khas yang ada di Kota medan.

Sementara itu Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi yang hadir pada malam grand final itu, berharap Jaka dara yang keluar sebagai pemenang harus memiliki disiplin dan dedikasi sekaligus tanggung jawab  yang tinggi serta mampu membantu dan mendorong pengembangan industri pariwisata di Kota Medan. Artinya, tanggung jawab para Jaka Dara tidaklah ringan, sebab sebagai duta, mereka harus mampu mempromosikan dunia wisata dan kebudayaan  termasuk Program pembangunan di Kota Medan.

“Jaka Dara dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luar tentang Kota Medan. Oleh karenanya wawasan mereka harus sejalan dengan seluk beluk kebijakan, potensi dan hasil – hasil pembangunan yang telah di capai. Sebab, pengetahuan itu sangat penting guna mempromosikan dan menginformasikan kepada siapa saja tentang Kota Medan,” ujar Akhyar. (ndo)

 

Pos terkait