Debit Air Semakin Naik, BPBD Tebing Tinggi Diminta Respon Bantu Warga Terdampak Banjir

  • Whatsapp

Tebing Tingg I bongkatnews.com-Luapan air kiriman dari hulu Sungai Bahilang membuat sejumlah pemukiman warga yang berada di Kota Tebing Tinggi turut terendam banjir, Minggu (21/11/2021) siang.

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang dihimpun, diperkirakan ribuan rumah warga yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi Kota dan Kecamatan Padang Hulu sudah terendam air sejak pukul 13.00 WIB. Bahkan hingga malam ini, debit air semakin tinggi hingga mencapai pinggang orang di dewasa. Sedangkan debit air di badan jalan inti kota sudah 20 – 30 cm.

Pantauan wartawan di seputar lokasi yang terendam banjir, tampak warga sudah sibuk mengungsi ke tempat yang lebih aman dan memindahkan barang rumahtangga yang bisa diselamatkan. Bahkan akibat banjir kiriman ini, tampak sejumlah warga meminta bantuan kepada pengendara kenderaan bermotor yang melintas.

Salah seorang warga Lingkungan 1 Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Tebing Tinggi Kota saat ditemui di tempat pengungsian tepatnya di Mesjid Al Muklis menyebutkan banjir telah merendan rumahnya sejak pukul 15.00 WIB.

“Melihat air semakin tinggi, kami terpaksa mengungsi demi keamanan. Terkait bantuan, makanan dan minuman, hingga malam ini kami belum ada menerima apapun baik dari Pemerintah Kota maupun dari pihak manapun. Kami harap pemerintah dapat berikan bantuan sembako bagi warga pengungsi sperti kami ini,” cetusnya.

Sementara itu, Monalisa, Kepala Lingkungan V Kelurahan Pasar Baru saat ditemui mengatakan saat ini kami sudah menghimbau agar warga lebih berhati-hati, terlebih bagi warga yang memiliki anak yang masih kecil.

“Untuk tenda pengungsian dari pihak BPBD, masih dalam tahap perjalanan untuk dikrimkan ke kantor Lurah Pasar Baru,” sebutnya.

Begitu juga dengan Zetro, warga jalan Pulau Samosir mengungkapkan bahwa sejak pukul 13.00 WIB air sudah mulai masuk ke rumah dan hingga malam ini debit air semakin tinggi.

“Saya dan orangtua ingin mengungsi, tapi tidak ada alat evakuasi bantuan dari pemerintah karena untuk melintasi air yang tingginya mencapai pinggang orang dewasa, orangtua saya sudah tidak mampu lagi. Sudah tidak ada alat bantu evakuasi, hingga malam ini kami juga tidak ada mendapat bantuan makanan,” kesalnya.

Menurut Zetro, seharusnya pemerintah kota melalui pihak BPBD Kota Tebing Tinggi harus cepat merespon keluhan warga akibat dampak banjir ini.

“Mau bertahan di rumah, kami tidak berani karena debit air semakin tinggi. Kalau untuk barang perabot rumah tangga, kami sudah pasrah bila rusak. Tapi mengenai keadaan dan keselamatan warga seperti kami ini, pemerintah harus juga perhatikanlah,,” ungkapnya.

Hingga malam ini, sejumlah pemukiman warga di sejumlah Kelurahan yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi Kota dan Kecamatan Padang Hulu masih terendam banjir. Begitu juga sejumlah ruas jalan yang berada di inti kota dan jalan lintas, juga turut terendam. (Rst)

Pos terkait