Sitename

Description your site...

Tim Gabungan Berhasil Bekuk Kembali Dua Tersangka Penculikan

2847 KALI DIBACA
Tim Gabungan Berhasil Bekuk Kembali Dua Tersangka Penculikan

Bireuen] BN-Dua lagi tersangka penculikan Hermaili alas Heri yang kali ini ditangkap Tim Opsnal, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Tim Jatanras, serta BKO Brimob Polda Aceh yang langsung dipimpin Wadir Reskrimum Polda Aceh, AKBP Wawan Setiawan SIK, Dua hari sebelumnya berhasil ditangkap tekah, DD alias Komeng (39), Warga Desa Geulanggang Tengoh, Kecamatan Kota Juang, Bireuen. Ia ditangkap dalam satu pengrebekan di Desa Cot Jrat, kecamatan yang sama, Minggu (10/9) seusai shalat Magrib.

Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto SE, SH kepada wartawan, Rabu (13/9) mengatakan. dari hasil pengembangan tim gabungan sebelumnya, diperoleh infomasi tersangka enculikan dan penyekapan berada di Kota Langsa, yang informasi diterima, Selasa (12/9) sekitar pukul 23.30 Wib. Seterusnya, kata Kapolres tim Gabungan yang dipimpin oleh Wadir
Reskrimum Polda Aceh segera meluncur ke Kota Langsa, untuk mencari keberadaan para tersangka, Razali alias Tentra Sikureng, dan Mukhtar
Rizal alias Si Tar .

Dijelaskan, Riza Yulianto setelah berhasi menangkap para tersangka di Kota Langsa kemudian di bawa kembali ke Bireuen yang langsung menuju rumah tersangka Razali, di Desa Blang Reuling, Kota Juang, Bireuen, guna mencari serta mengambil barang bukti senjata api. Ternyata senjata api yang digunakan untuk melakukan penculikan terhadap Harmaili, Jumat (8/9/) itu, ditemukan tertanam di dalam tanah, dalam dapur rumah, Razali. Barang buklti yang ditemukan itu, terdiri dari satu pucuk senpi jenis AK 47 berserta 50 butir amunisi dan satu
magazen, dan seluruh barang bukti berikut tersangkanya telah diamankan di Mapolres Bireuen.

Seperti diberitakan media ini, seorang pendamping desa Meunasah Bungo, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Hermaili alias Heri (36) diculik, ketika sedang berada di warung kopi di desa, Jumat (7/9), sekitar 16.15 WIB. Namun, ke esokan harinya, Sabtu (9/9) dini hari, Heri dibebaskan oleh penculiknya, dekat Titi Rumbia Kota Bireuen, yang
kemudian dijemput polisi di rumahnya, untuk diminta keterangan. Korban yang dikenal sebagai pendamping desa, diculik OTK dengan mengunakan senjata api laras panjang. Penculikan tersebut dinilai paling nekad dan sangat berani. Betapa tidak, dilakukan disalah satu warung kopi di Desa Munasah Bungo, di waktu siang hari lagi, dan yang membuat Heri tak berkutik, letusan senjata api laras panjang, yang menyalak satu kali ke arah bawah.

Salah seorang warga desa yang melihat kejadian itu mengatakan, ketika korban sedang minum kopi bersama rekannya, tiba-tiba berhenti mobil, salah seorang turun dari mobil mendatangi korban yang mengajaknya naik ke dalam X Trail Nopol BK 78 M. Tapi, Heri menolak untuk naik ke mobil pelaku, sehingga pelaku penculik melepaskan tembakan satu kali
ke lantai. Karena takutnya dengan pelaku yang mengunakan senjata api Jenis AK, akhirnya memaksanya menuruti permintaan pelaku, yang membawanya tersebut.(Maimun Mirdaz)

Tags: ,
banner 468x60