Sistem Pembayaran Honor Bilal & Guru Ngaji Agar Diperbaiki

Medan  | Bongkarnews.com-Masyarakat di 4 kecamatan, yakni Medan Baru, Medan Helvetia, Medan Petisah dan Medan Barat menyampaikan berbagai permasalahan pada anggota dewan di Daerah Pemilihan III (dapil-3). Aspirasi  masyarakat ini disampaikan anggota dewan dalam laporan reses I Tahun 2018 DPRD Kota Medan yang berlangsung di ruang paripurna DPRD Medan, Senin (4/6/2018).

Mewakili legislator Dapil III, H Rajuddin Sagala meminta Pemerintah Kota Medan agar memperbaiki sistem pembayaran honor kepada para bilal jenazah dan penggali kubur. Karena selama ini diterima per 6 bulan sekali, dan diharapkan dapat dibayar per 3 bulan sekali. Selain itu, meminta pada Pemko Medan agar memberikan intensif pada guru maghrib mengaji dan bilal jenazah yang usianya di atas 60 tahun.

“Kami mohon kepada bapak walikota supaya dapat merevisi peraturan walikota (perwal) terkait batasan usia guru maghrib mengaji dan bilal jenazah untuk mendapat program bantuan tersebut,’’ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Rajuddin juga menyampaikan keluhan masyarakat atas pelayanan BPJS Kesehatan, karena pasien BPJS hanya dibolehkan rawat inap selama 3 hari di rumah sakit, dan selanjutnya dipulangkan biarpun belum sembuh.

Usai membacakan laporan hasil reses, Rajuddin memberikan berkas laporan pada Wakil Ketua DPRD Medan yang memimpin paripurna, H Iswanda Nanda Ramli. Ada pun anggota dewan dari Dapil III, yakni ; Roby Barus, H Adlin Umar Yus Tambunan, Dame Duma sari Hutagalung, Herri Zulkarnain, Edward Hutabarat, H Rajudin Sagala, Abdul Rani dan Ratna Sitepu.(ft).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *