Penanganan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Pusat Apresiasi Bupati Bireuen - Bongkarnews

Sitename

Description your site...

Penanganan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Pusat Apresiasi Bupati Bireuen

46898 KALI DIBACA
Penanganan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Pusat Apresiasi Bupati Bireuen

PDA

BIREUEN | Bongkarnews.com – Wakil Ketua Desk Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri Kemenpolhukam, Khairul Anwar atas nama Pemrintah Pusat menyampaikan penghargaan dan terima kasiuh kepoada Bupati Bireuen yang telah melakukan penanganan 79 pengungsi Rohingya dengan baik.

Menurut Khairul Anwar, seperti disaksikan bersama, sebagaimana penanganan awal sampai saat ini, sehingga para pengungsi rohingya mencukupi kebutuhan hidup dasar mereka, penampungan yang cukup layak .“Saya kira, kita perlu mengapresiasi apa yang telah dilakukan Bapak Bupati Bireuen ini,” sebut Khairul Anwar dalam rapat koordinasi penanganan pengusngsi etnis Rohingya di Aula Geudung SKB Bireuen, Kamis (3/5).

DalamRapat tersebut, Ikut mendampingi Wakil Ketua Des Penanganan pengungsi dari Luar Negeri Kemenkopolhukam itu, sejumlah pejabat di lingkungan Kementrian Luar Negeri, Kementrian Dalam Negeri, Direktur Basarnas, .dari Imigrasi, maupun yang dari Pol Air, yang melakuan kunjungan kerja ke Bireuen.
Berepa hal yang disampaikan meliputi, tentang penanganan awal sampai hari ini, yang disebutnya sangat baik, dan layak, malah sangat-sangat layak, seperti yang sudah disaksikannya.

Selanjutnya, masalah aspek penanganan berikutnya, tentang bagaimana kebutuhan dasar hudup mereka, kemudian bagaimana ,proses settlement yang jadi mendat UNHCR nantinya, dan juga tentang fungsi penanganan oleh Polri, khususnya dalam fungsi pengawasan oleh keimigrasian . “Yang tidak kalah pentingnya tentang antisipatif, bagaiamana melakukana penanganan berikutnya, terhadap pengungsi yang kemungkinan akan masuk kembali ke wilayah Aceh,” ujar Khairul Anwar.

Wakil Gubernur Aceh dalam amanat tertulis yang dibacakan Kadis sosial Aceh mengatakan, kasus Imigran Rohingya yang terdampar di Aceh beberapa waktu , di sebutnya Kasus kesekian kalinya pengungsi Rohingya masuk ke daerah Aceh. Belajar dari pengalamanan sebelumnya penanganan pengungsi rohingya di aceh kurang terkoodinasi. Sehingga banyak dari mereka melarikan diri dari kamp pengungsian. Nantinya, kita berharap penanganan berjalan lebih baik, sampai adanya keputusan resmi terhadap nasib mereka.

“Untuk itu pada kita mengadakan rapat koordinasi guna membahas penanganan yang terbaik, sehingga penanganan terhadap pengungsi lebih terkoordinasi,” sebut Wagub Aceh .

Dikakatakan, masalah pengungsi rohingya, tentu bukanlah hal baru di Aceh karena beberapa tahun lalu, beberapa kali pengungsi Rohingya maupun dari Banglades terdampar di Wilayah Aceh, baik terdampar di Sabang, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang dan yang terbaru bdi Kabupaten Bireuen.
Jika ada pengungsi yang terdampar, biasanya nasib mereka akan selalu menjadi sorotan dunia, yang mau tidak mau, penanganan yang diberikan pemerintah harus dengan standar yang berazaskan nilai–nilai kemananusian .

Pemerintah Indonesia dalam penangannya punya standar opersasional, prosedur tersendiri dalam menangani pengsungsi. Sebagaimana tertuang dalamn Perpres No.125 tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri. Sesuai aturan tersebur, maka pengungsi harus ditangani berkerja sama dengan Lembaga PBB. Melalui komisariat tinggi urusan pengungsi di indonedia, atau organisasi terkait lainnya.
Sementara Bupati Bireuen, H Saifannur, S.Sos mengemukankan dalam rapat koordinasi itu, yang berharap adanya kejelasan nasib pengungsi dari pihak IOM maupun UNHCR maupun pejabat dari Jakarta yang hadir dalam rapat tersebut.:

”Mereka harus dibawa kemana, menetap disini atau tidak. Karena gedung sebagai tempat pelatihan. Ada batas waktunya pemakaian, jadi masalah pengungsi harus dicarai solusinya.”Harapan kita, mereka sehat-sehat di SKB ini. Sebaliknya, kita dapat menyelesaikan masalah dan tidak sampai cacat nama kita di luar negeri, jika kita membiarkan pengungsi hancur di sini” ujqar H Saifan.

Sebelumnya, Bupati Bireuien yang didampingi Kadis Sosial Aceh serta Kadis Sosial Bireuen, Drs Murdani bersama Wakil Ketua Desk Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri Kemenkopolhukam, Khairul Anwar melihat secara dekat tempat penampungan pengungsi, yang membuatnya bergecak kagum melihat fasilitas yang tersedia, yang dinilainya sangat layak. Begitu juga dalam kesempatan melihat gudang yang dipenuhi berbagaiu kubutuhan pengungsi yang merupakan bantuan masyarakat Bireuen dan pemerintah daerah setempat. Sehingga Khairul Anwar kerap berguman, luar biasa luar biasa. (Maimun Mirdaz)