BIREUEN | BN – Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi mengharapkan kepada lulusan diploma kebidanan agar bisa menjadi bidan yang lebih fokus pada kerja mandiri dengan membuka praktek sendiri ataupun berkelompok. Harapan tersebut diutarakan seiring acara prosesi pelantikan 82 orang lulusan Diploma III kebidanan Umuslim, yang berlangsung di Auditorium Academic Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim, Sabtu 18 Maret 2017.
Arahan Rektor Umuslim tersebut mengingat para lulusan yang dilantik, ilmunya sudah bisa diterjunkan dalam masyarakat,karena sudah lulus uji kompetensi serta berhak untuk mengurus Surat Registrasi ( STR), jadi ilmunya sudah diakui sebagai seorang profesi yang akan berkiprah ditengah masyarakat.
Direktur Diploma III Kebidaanan Umuslim Nurhidayati,MPh, saat memberikan sambutan menyampaikan bahwa lulusan yang dilantik tersebut merupakan lulusan angkatan VII yang sudah lulus Uji kompetensi, seluruhnya berjumlah 85 orang, sedangkan sekitar 31 orang lagi belum lulus jadi belum bisa dilantik dan saat ini mereka sedang dalam pembinaan untuk ikut ujian kompetensi angkatan mendatang.
Menurut Nurhidayati, pelantikan lulusan kebidanan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, aturan sekarang lulusan kebidanan yang boleh dilantik menjadi anggota Ikatan Bidan Indonesia) IBI adalah, lulusan yang sudah lulus uji kompetensi, sedangkan yang belum lulus tidak boleh ikut pelantikan.
Acara yang dimulai dengan pengambilan sumpah 85 bidan lulusan , dilanjutkan dengan pelantikan menjadi anggota Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Bireuen, yang diprakarsai oleh wakil ketua IBI Provinsi Aceh Hj.Ratna Ramlah,SST.
Dalam sambutannya Hj.Ratna Ramlah,SST mengharapkan kepada lulusan kebidanan Umuslim agar dalam pengabdiannya dalam masyarakat lebih mengedepankan keiklasan dalam membantu, jangan lebih mengedepankan materi, karena kalau kita dalam menggabdi sambil beriktiar kepada Allah, Insya allah kita akan diberikan rezeki yang melimpah.
Acara penyumpahan dan pelantikan selain dihadiri pengurus Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Aceh,juga turut serta jajaran Dinas Kesehatan Bireuen, sejumlah kepala puskesmas dan Bidan Mitra dari kabupaten Bireuen,Aceh Utara dan kota lhokseumawe, mahasiswa serta dilengkapi orang tua wali lulusan..
Dihadapan para tamu istimewa serta para orang tua wali dari 82 bidan lulusan, pihak panitia penyelenggara turut mengumumkan tiga Bidan cerdas dengan lulusan nilai tertinggi yaitu Siti Arrayan (IPK 3,89), Irmayani (IPK 3,77) dan Rahmi (IPK 3,74). (Real/Roesmady)





