Berusaha Kabur dari Tangkapan, Begal Gigit Tangan Polisi

PERBAUNGAN – Pencuri sepeda motor (Sepmor) alias begal itu Ahmad Alpandi alias Panjol (30). Dia mencuri Sepmor jenis Honda Vario merah Nopol BK 5431 XAF milik Zulkipli (48) yang terparkir di teras kedai jajanan makanan anak-anak di Jalan Kabupaten Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai.
Aksi begal yang sehari-hari tidak memiliki pekerjaan tetap cepat terendus polisi, dan dia pun diciduk. Parahnya, uang hasil barang curian yang sudah dia jual dibeli untuk sabu-sabu.

Saat ditangkap dan hendak digiring Kemapolsek Perbaungan, dia melawan dengan menggigit jari tangan petugas bernama Bripka Eka, hingga darah bercucuran dari jemari personel polisi itu.

Bahkan, saat warga Lingkungan Juani Kelurahan Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan Sergai itu digeledah, di kantong celananya ditemukan 1 jie (paket besar) sabu-sabu.

Si begal Bengal itu langsung digiring ke Mapolsek Perbaungan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Di kantor polisi bapak dua anak itu mengaku dalam setahun belakangan ini sudah dua kali mencuri sepmor. ”Dua kali aku mencuri kereta bang, satu punya mamak tiri aku, yang satunya yang terakhir ini, kereta itu aku jual sama teman aku “si gundol”’ yang tinggal di Dusun Bobongan Desa Jambur Pulau Ujung kecamatan Perbaungan Sergai,” kata Panjol kepada POSMETRO, Selasa (2/8) siang.
Informasi dihimpun Posmetro, Panjol melakukan curanmor itu Senin (1/8). Selain itu, pelaku mengakui kalau sabu-sabu yang diperoleh dari kantong celananya dibeli dari hasil penjualan sepmor yang dia curi. Sedangkan bandar narkoba itu berada di Jambur Pulau Ujung Dusun Bobongan Kacamatan Perbaungan Sergai.
Kapolsek Perbaungan AKP Andri Manalu kepada Posmetro mengatakan, tersangka Ahmad Alpandi diamankan. “Barang bukti sepeda motor milik korban juga turut kita amankan. Narkoba jenis sabu-sabu yang didapat dari celananya juga kita amankan. Kasusnya masih kita dalami untuk penyelidikan. Total kerugian korban sebanyak Rp16 juta,” terang AKP Andri Manalu.

Seser Kualanamu

Makin hari aksi begal di Kota Medan makin tambah mengkhawatirkan. Biasanya ulah bandit-bandit ini lebih terdengar menampakkan taji di kawasan perkotaan. Cerita yang ini kawanan begal sudah menyeser ke Bandara Kualanamu Medan, Selasa (2/8).
Tapi, beruntung sebelum Kualanamu diseser, lima begal yang sering beraksi di kawasan Kota Medan dan Deli Serdang, sudah ditangkap petugas aviation security (Avsec). Sejak awal petugas sudah curiga melihat bandit-bandit.

Berlagak koboi di atas dua sepmor jenis Honda Vario merah Nopol BK 5490 AFO dan Honda Beat merah Nopol BK 3209 AFS yang mereka kendarai, masuk ke komplek bandara.
Lima kawan begal itu tak berkutik saat keburu dibekuk sebelum beraksi. Mereka tergolong masih muda. Diantaranya AR (21), warga Desa Bandar Klippa, Tembung, SHM (19), warga Pasar IX, Tembung dan tiga warga Jalan Serdang, Medan Perjuangan ;  MIM (17), MI (17), dan MEW (17).
Kelima begal itu langung diserahkan Polres Deli Serdang. Kasat Reskrim AKP Fathir Mustafa kepada wartawan mengatakan personelnya juga ikut dalam penangkapan itu. Menurut Fathir, para begal itu beraksi dengan cara memepet sepmor mangsanya.

EPAPER BONGKARNEWS