MEDAN I bongkarnews.com – Anggota DPRD Kota Medan , Abdul Latif Lubis M.Pi mengajak warga untuk bersinergi dan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan gotong royong dan menjaga kebersihan. Aktif membayar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Selalu menjaga kesehatan dengan selalu mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Serta turut mensukseskan Pilkada Kota Medan mendatang.
“Saat ini saya mengajak warga agar terus membantu dan mendukung program pemerintah. Dengan membantu mendukung program pemerintah maka kita juga ikut berperan dalam memajukan Kota Medan,” ujar Abdul Latif.
Ajakan itu disampaikan Abdul Latif Lubis M. Pi selaku politisi dari Fraksi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dari daerah pemilihan (Dapil) II saat menemui masyarakat di Jalan Marelan V / Pasar 2 Barat Gg. Abadi Lingkungan 2 Kelurahan Terjun Medan Marelan, sabtu (29/08/2020).
Terkait covid – 19 Abdul Latif mengajak warga untuk menjaga kebersihan. Mengikuti protokol kesehatan yang ada. Rajin mencuci tangan dan memakai masker. Status Kota Medan yang berzona merah memaksakan kita harus tetap selalu menjaga protokol kesehatan. Salah satu ihktiar agar terhidar dari covid – 19.
Dalam hal ini Abdul Latif berharap bisa menampung aspirasi warga Kecamatan Medan Marelan khususnya Kelurahan Terjun. Diantaranya tentang perbaikan infrastruktur di Kelurahan Terjun, perbaikan drainase dan pencegahan tindak kejahatan seperti maraknya praktek parkir liar.
“Disini keluhan-keluhan warga saya tampung dan bisa saya sandingkan dengan aparatur yang terkait. Apakah itu Dinas PU, Pertamanan dan Kebersihan serta Dinas Perhubungan Kota Medan. Sehingga aspirasi warga dapat tertampung dianggaran APBD tahun 2021”, tegasnya.
M Sarifuddin salah seorang warga lingkungan I Terjun mengeluh sulitnya dalam pengurusan PBB di kantor Kelurahan. Tidak sampai disitu dirinya juga merasa sudah resah dengan maraknya parkir liar yang beroperasi diluar jam yang sudah ditetapkan oleh dinas terkait.
“Kami para pembeli dan pedagang sudah resah dengan adannya parkir yang menjurus ke premanisme. Parkir tidak mengunakan karcis dan tolong ditertibkan pak, “ujarnya.(ft)





